SUMAWE - Ikan tuna besar yang selama ini menjadi ikon Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumber manjing Wetan (Sumawe) kini makin sulit ditemui.
Hasil tangkapan nelayan belakangan didominasi tongkol dan cakalang.
Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di pelabuhan Pondok Dadap, kapal nelayan lebih banyak berisi ikan cakalang dan tongkol.
Para petugas yang stand by di dermaga pun mengangkut ikan ikan dari kapal nelayan tersebut.
Namun, jumlah petugas yang mengangkut tidak sebanyak sebelum-sebelumnya.
Itu karena ikan tuna besar sudah jarang. Sehingga tidak membutuhkan banyak tenaga di dermaga.
Biasanya, bongkar muat ikan tuna besar seperti jenis madidihang (sirip kuning) dan mata besar dari kapal nelayan dimulai dini hari sampai pukul 10.00.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengatakan, minimnya hasil tangkapan ikan tuna besar dirasakan nelayan sejak awal 2024 ini.
”Pertriwulan ketiga 2024 ini, cakalang dan tongkol yang paling banyak. Tuna tidak seberapa,” kata dia.
Cakalang menduduki posisi pertama dengan 3.630,9 ton, tongkol 2.096,2 ton.
Tempat ketiga ada tuna kecil atau baby tuna sekitar 1.288,9 ton.
Sedangkan madidihang 209,1 ton, dan mata besar 90,3 ton.
Terakhir ada Albakora 69,9 ton.
Dia mengatakan, tahun ini memang dirasa sulit bagi nelayan Sendangbiru mencari ikan-ikan primadona Malang Selatan tersebut.
Victor menyebut, migrasi ikan tuna dan cuaca memengaruhi paceklik ikan tersebut.
”Sejak Juli sampai September 2024 lalu, posisi tuna besar ada di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk mengejarnya jelas memakan waktu lebih lama,” ucap dia.
Paling lama, nelayan Sendang biru berada di laut selama dua pekan.
Sedangkan cakalang dan tongkol tidak terpengaruh pola migrasi.
Ditanya berapa jumlah hasil tangkapan ikan tuna besar sejak Januari sampai Juni lalu, Victor menjawab tidak banyak.
Sebab pada periode tersebut hujan sedang tinggi tingginya.
Hal itu mengakibatkan ikan semakin jarang di perairan Malang Selatan.
Nelayan juga sulit untuk melaut. (biy/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana