PAKISAJI – Proyek pembangunan Jembatan Sutojayan, Pakisaji, Kabupaten Malang segera rampung.
Setelah itu, warga sekitar Kabupaten Malang bisa melintasinya.
Setidaknya, itulah yang disampaikan Kepala Desa (Kades) Sutojayan, Kabupaten Malang, Siti Rukhoiyah.
Dia mengatakan, progres revitalisasi jembatan tersebut sudah mencapai 90 persen.
”Informasinya sudah bisa difungsikan besok (hari ini, 28/10),” ujar Rukhoiyah kemarin.
Seperti diberitakan, proyek revitalisasi jembatan Sutojayan sempat terkendala lantaran beberapa material hanyut diterjang banjir pada 24 September lalu.
Kala itu, pekerjaan masih membuat begesting fondasi di tengah sungai.
Sebenarnya pekerja sudah mengantisipasi dengan membangun jembatan darurat di samping proyek.
Tapi jembatan tersebut juga hanyut pada 20 Oktober lalu, sehingga akses warga Sutojayan terputus.
Bagi mereka yang ingin ke Pakisaji harus berputar lewat Desa Karangduren.
Pantauan koran ini kemarin sore (27/10), jembatan sudah dicor beton.
Setelah cor kering, jembatan tersebut bisa dilintasi untuk sepeda motor.
”Itu Jumat terakhir pengecorannya,” ucap Rukhoiyah.
Meski hari ini diperkirakan bisa difungsikan, Rukhoiyah mengatakan, tidak semua kendaraan bisa melewatinya.
Sementara ini hanya untuk kendaraan roda dua, baik sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) jenis bensin maupun sepeda motor listrik.
Sedangkan untuk kendaraan roda empat masih harus menunggu konstruksi jembatan siap.
Pihaknya menegaskan, walau sudah bisa dilalui, jembatan itu belum rampung.
”Walau sudah bisa difungsikan, tapi kan harus dirampungkan dulu finishing-nya,” kata dia.
Jembatan tersebut masih harus diaspal lagi biar menyatu dengan jalan yang sudah ada.
Kemudian pembuatan rail guard di pinggir jembatan dengan bentang 10 meter tersebut.
Juga melepas kayu-kayu bekas begesting cor jembatan.
Targetnya awal Desember depan sudah rampung sepenuhnya.
Meski begitu pihaknya berharap, pekerjaan rampung sebelum deadline. (biy/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana