Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pilkada Malang, Elektabilitas SaLaf Tembus 69,5 Persen

Mahmudan • Jumat, 22 November 2024 | 14:05 WIB
pETAHANA: palson M. Sanusi-Lathifah Shohib memberikan keterangan setelah mendaftar ke KpU Kabupaten Malang kemarin.
pETAHANA: palson M. Sanusi-Lathifah Shohib memberikan keterangan setelah mendaftar ke KpU Kabupaten Malang kemarin.

 

KEPANJEN – Lima hari lagi, tepatnya 27 November depan, warga Bumi Kanjuruhan memilih calon kepala daerah (cakada). Berdasar hasil survei Semart politica, suara pasangan calon (paslon) nomor urut 1 H M. Sanusi-Lathifah Shohib (SaLaf) akan mengungguli pesaingnya, Gunawan HS-dr Umar Usman (GUS).

SaLaf unggul dengan 69,5 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 2 GUS mendapatkan 20,0 persen. Survei dilakukan pada 13-19 November lalu.

Direktur Semart Politica Gery Muhammad Iqbal menyampaikan, survei tersebut dilaksanakan dengan menggunakan metodologi multistage random sampling atau pengambilan sampel secara acak. Dalam survei itu, pihaknya melakukan wawancara tatap muka dengan instrumen berupa kuesioner. Kuesioner itu dibagikan kepada 440 responden yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Malang.

“Jumlah responden tersebut masih bisa mewakili jumlah DPT yang sekitar 2 juta orang. Karena untuk seluruh Indonesia saja kami bisa dengan 1.000 responden,” ujar Gery kemarin (21/11).

Hal tersebut juga ditunjukkan dengan hasil margin of error 4,8 persen. ”Menurut hasil tracking kami, elektabilitas paslon juga semakin meningkat,” imbuh Gery.

Sebelumnya, yakni September 2024, perolehan suara SaLaf berkisar 67,0 persen. Sedangkan sisanya 16,8 persen responden memilih paslon GUS, serta 16,2 persen responden memilih opsi “rahasia, belum memutuskan, atau tidak tahu/tidak jawab”.

Kemudian pada survei November 2024, elektabilitas pasalon Salaf meningkat menjadi 69,5 persen. Demikian juga paslon GUS menjadi 20,0 persen responden. Lalu sisanya 10,5 persen “rahasia, belum memutuskan, atau tidak tahu/tidak jawab”.

Terdapat berbagai alasan responden memilih paslon nomor urut 1. Namun mayoritas responden atau 37,5 persen memilih paslon SaLaf karena sudah mengenal figur petahana maupun Lathifah. Kemudian, 29,2 persen responden memilih SaLaf karena yakin bahwa paslon bisa menyelesaikan masalah di Bumi Kanjuruhan.

“Menurut responden, permasalahan umum yang harus segera dituntaskan masalah ekonomi. Sebanyak 47,0 persen memilih masalah itu. Kemudian terbanyak kedua atau 11 persen memilih masalah infrastruktur,” kata alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) itu.

Untuk diketahui, pada Pilkada 2020 lalu, Sanusi berpasangan dengan Didik Gatot Subroto (SanDi) unggul dengan perolehan 45,51 persen suara. Kemudia Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) sekitar 42,19 persen. Serta Heri Cahyono-Gunadi Handoko 12,3 persen.(yun/dan).

Editor : Mahmudan
#Salaf #pilkada malang #Sanusi