Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Matangkan Rencana Tambah PLTMH

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 28 Desember 2024 | 01:21 WIB
SUDAH ADA TIGA: Pembangkit Listrik enaga Mikro Hidro (PLM) di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran terbukti diminati warga. Pemkab tengah berencana menambah PLM lagi.
SUDAH ADA TIGA: Pembangkit Listrik enaga Mikro Hidro (PLM) di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran terbukti diminati warga. Pemkab tengah berencana menambah PLM lagi.

PAGELARAN – Jumlah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) ditarget bertambah. Sejauh ini, di Kabupaten Malang sudah ada tiga unit PLTMH.

Terletak di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran dan Boon Pring, Kecamatan Turen.

Satu lagi di Kecamatan Poncokusumo.

Ke depan, Pemkab Malang akan mendorong penambahan PLTMH di Sumber Jeruk, Kecamatan Pagelaran.

Beberapa waktu lalu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Prof Dr Fauzan MPd menyebut, secara kajian akademis, sumber tersebut sangat layak untuk dikembangkan.

Sebab, debit airnya lebih besar daripada Sumber Maron.

”Sumber Maron debitnya 700 liter per detik. Kalau Sumber Jeruk bisa 1.200 liter per detik,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Dengan debit lebih besar, sumber itu diharapkan mampu menyalurkan daya yang lebih besar pula.

”Namun, untuk nilai investasi di Sumber Jeruk masih kami hitung bersama PDAM (Perumda Tirta Kanjuruhan),” kata Bupati Malang H M. Sanusi.

Dia menyebut, akan terus berupaya memacu tempat wisata untuk dapat mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) seperti Sumber Maron.

Sehingga, tempat wisata tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Teknisi Sumber Maron Gizal Rahmatullah menyebut, PLTMH yang akan dikembangkan di Sumber Jeruk juga berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah.

”Kondisi Sumber Jeruk kurang lebih sama dengan sumber mata air di sini (Sumber Maron). Lokasinya juga tidak jauh. Tapi debitnya memang lebih besar di Sumber Jeruk,” ucap Gizal.

Hingga saat ini, pihaknya masih belum bisa memprediksi sumber tersebut mampu melayani berapa KK.

Namun, berkaca dari Sumber Maron yang mampu menghasilkan daya sekitar 27 kilowatt dengan debit 700 liter per detik, Sumber Jeruk seharusnya mampu menghasilkan daya sekitar 46 kilowatt dengan debit 1.200 liter per detik.

Dia juga menyebut, masyarakat sebenarnya lebih tertarik menggunakan listrik dari PLTMH.

Sebab, biayanya lebih terjangkau. Hanya berkisar Rp 1.000 per meter.

Untuk rumah tangga, biasanya memanfaatkan 20 sampai 30 meter per bulan.

Sedangkan, kalau pemilik usaha mencapai 100 meter lebih. (yun/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Matangkan #rencana #pltmh #tambah