DAMPIT – SMK Bina Bangsa kembali menorehkan prestasi gemilang. Sekolah yang berlokasi di Dampit, Kabupaten Malang, ini terpilih sebagai National Showcase SMK Bisa yang diselenggarakan oleh Astra International, Sabtu (25/1). Acara pembukaan di halaman sekolah dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, perwakilan Astra, dan Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala SMK Bina Bangsa, Siti Mainunah, menceritakan perjalanan sekolah yang awalnya hanya memiliki 90 siswa dengan lahan seluas 1.700 meter persegi. Kini, sekolah tersebut berkembang pesat dengan 1.700 siswa dan menempati lahan 17.000 meter persegi. SMK ini memiliki lima jurusan unggulan: Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan, Perbankan, Teknik Alat Berat, dan Welding (Pengelasan).
SMK Bina Bangsa meraih akreditasi A dan status unggul. “Perkembangan ini didukung berbagai prestasi, seperti menjadi SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) pada 2022, SMK PK Lanjutan pada 2023, serta penghargaan SMK Bintang 5 dari Astra. Kami juga meraih status SMK Adiwiyata tingkat provinsi,” ujar Siti.
Sekolah ini juga mengelola Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), seperti Bank Mini Artha Syariah dan toko ritel alat tulis. “Berkat BUMS, kami meningkatkan kesejahteraan guru dan memfasilitasi sertifikasi,” tambahnya.
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, turut mengapresiasi pencapaian SMK Bina Bangsa. “Keberhasilan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Bina Bangsa dalam menyalurkan alumni ke perusahaan ternama, baik regional maupun nasional, patut dibanggakan. Hingga kini, ratusan lulusan telah terserap di industri mitra seperti Astra Group, perusahaan alat berat, dan sektor perbankan. Ini adalah bukti komitmen sekolah dalam mencetak SDM unggul,”ujarnya.
Dukungan Astra Group melalui 14 program dari United Tractors turut mendorong kemajuan SMK Bina Bangsa. Herlambang Hirdans, Strategic Management Astra, menegaskan penghargaan National Showcase diberikan setelah seleksi ketat ribuan SMK binaan Astra se-Indonesia. “Harapannya, prestasi ini memberi manfaat bagi dunia pendidikan nasional,” ujarnya.
Perwakilan Direktur SMK Kemendikdasmen, Ade Erlangga Masdiana, menyoroti kolaborasi SMK Bina Bangsa dengan industri: “Sinergi ini diharapkan menjadi solusi tantangan kerja siswa SMK di masa depan.” katanya. (ram/dan)
Editor : Mahmudan