Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Eks Kasun Karang Tengah Tersandung Proyek Pangan

Mahmudan • Senin, 3 Februari 2025 | 19:35 WIB
FARIZZA/RADAR KANJURUHAN
FARIZZA/RADAR KANJURUHAN

Bangunan Mangkrak tapi LPj Rampung

“Laporan Pertanggungjawaban (LPj) proyek tersebut sudah rampung sejak 2023 lalu, namun hingga kini bangunan masih mangkrak.”

Sutrisno Hadi, Perwakilan warga Dusun Karang Tengah

DAU – Proyek ketahanan pangan di Dusun Karang Tengah, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau yang digarap sejak 2022 lalu, ternyata mangkrak.

Warga geram, sehingga menuding eks kepala dusun (Kasun) Agos Iswantoro tidak amanah dalam merealisasikan proyek tersebut.

Akhir Januari 2025, beberapa warga melaporkan kasus tersebut ke Polres Malang.

FARIZZA/RADAR KANJURUHAN
FARIZZA/RADAR KANJURUHAN

Proyek ketahanan pangan di dusun tersebut berlangsung pada 2022 dan 2023.

Pada 2022 terdapat tiga proyek.

Yakni proyek budidaya ikan dengan anggaran Rp 24,6 juta, pembangunan kandang kambing senilai Rp 93,5 juta, dan proyek pembangunan kandang sapi yang menelan biaya Rp 46,3 juta.

Kemudian pada 2023 terdapat empat proyek.

Yaitu pelatihan silase dengan alokasi anggaran Rp 24,4 juta.

Lalu pembangunan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Hewani menelan biaya Rp 18,1 juta, pengadaan bibit kambing 2023 sebesar Rp 86,3 juta, serta pembangunan gudang pakan senilai Rp 122 juta.

Dalam proyek ketahanan pangan tersebut, Agos Iswantoro yang kala itu menjabat Kasun Karang Tengah didapuk menjadi salah satu Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Proyek tersebut dianggap warga tidak sesuai dengan anggaran yang sudah dihabiskan.

”Laporan Pertanggung jawaban (LPj) proyek tersebut sudah rampung sejak 2023 lalu, namun hingga kini bangunan masih mangkrak,” ujar perwakilan warga Dusun Karang Tengah Sutrisno Hadi ditemui di Mapolres Malang beberapa waktu lalu.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di lokasi pada Jumat lalu (31/1), bangunan gudang pakan di Dusun Karang Tengah tidak terawat.

Konstruksi pembangunannya juga belum selesai.

Di depannya ada bangunan kandang sapi yang tidak dipakai.

Sementara di samping kiri bangunan terdapat enam kolam ikan dengan diameter sekitar lima meter.

Kolam-kolam tersebut masih kosong.

Demikian juga bangunan kandang unggas juga tidak berpenghuni.

Padahal seharusnya berisi hewan ternak untuk kesejahteraan warga dusun.

“Saat itu Kasun yang menjabat ya laki-laki berinisial AI (Agos Iswantoro) itu, lalu akhir 2024 mengundurkan diri,” kata Sutrisno.

Padahal, lanjut Sutrisno, proyek yang dinakhodai Agos mangkrak.

Apalagi sempat ada pengadaan 58 ekor kambing dan diletakkan di kandang kambing yang belum selesai dibangun.

Akhirnya kambing banyak yang mati dan saat ini tersisa 42 ekor.

Hingga berita ditulis tadi malam (2/2), eks Kasun Karang Tengah Agos Iswan toro tidak bisa dikonfirmasi.

Wartawan koran ini sudah meminta konfirmasi ke rumahnya Agos pada Jumat siang (31/1), namun kondisinya tertutup.

Ketika dihubungi melalui panggilan telepon seluler (ponsel), hingga kemarin (2/2) tidak ada respons karena nomornya tidak aktif.

Di sisi lain, Kanit IV Satreskrim Polres Malang Iptu Transtoto Argo membenarkan adanya laporan dari perwakilan warga Dusun Karang Tengah terkait proyek ketahanan pangan yang mangkrak.

Pihaknya berencana memanggil terlapor untuk dimintai keterangan, namun sementara ini masih mengumpulkan informasi tambahan dari para pelapor.

“Sementara pelapor dan saksi-saksi akan kami panggil untuk menggali keterangan awal, baru terlapor,” pungkas Transtoto. (aff/dan)

Editor : Aditya Novrian
#kepala dusun #proyek pangan #proyek mangkrak #dusun karang tengah #Kasun