Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gadis 13 Tahun Hilang Dibawa Pacar

Mahmudan • Sabtu, 8 Februari 2025 | 18:40 WIB
BELUM PULANG: Meme berseragam pramuka. Dia dilaporkan tidak pulang selama tiga pekan. (SATRESKRIM POLRES MALANG FOR RADAR MALANG)
BELUM PULANG: Meme berseragam pramuka. Dia dilaporkan tidak pulang selama tiga pekan. (SATRESKRIM POLRES MALANG FOR RADAR MALANG)

KALIPARE – Gadis yang biasa dipanggil Meme, 13, dilaporkan hilang kemarin (7/2).

Remaja berambut panjang itu sudah tidak pulang selama tiga pekan.

Sebelum hilang, korban sempat berpamitan untuk keluar bersama saudaranya, 19 Januari lalu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kanjuruhan, korban berpamitan sekitar pukul 16.00.

Dia bersama saudara perempuannya pergi mengendarai sepeda motor dan satu helm.

Tak berselang lama keduanya Kembali.

Namun korban langsung masuk ke rumah untuk mengambil satu tas ransel, kemudian berjalan keluar rumah.

Keseharian korban memang sering bolak-balik tinggal di rumah tantenya dan orang tuanya.

Saat kejadian korban, keluar dari rumah tantenya bernama Mega Silvi Kusuma Wardani.

Pukul 17.30 korban tidak kunjung pulang, Mega pun menanyakan kepada orang tua Meme, namun dijawab korban tidak ada di rumah.

Mega langsung menghampiri saudara perempuan Meme dan bertanya di mana keberadaan korban.

Saat itu saudara perempuan korban menjawab bahwa korban sedang mengantar barang milik temannya.

Mega menghubungi nomor korban yang masih aktif, namun tidak juga diangkat.

Selang beberapa menit kemudian, Mega mencoba menghubungi korban melalui pesan singkat, namun sudah tidak bisa karena nomor diblokir.

Saat itu saudara perempuan korban baru mengaku bahwa korban pergi bersama pacarnya bernama Rafael, 17.

“Saya langsung pergi ke rumah Rafael, tapi rumahnya kosong,” ujar Mega.

Saat bertanya pada tetangga Rafael, ternyata sudah keluar bersama seorang perempuan yang diduga kuat adalah korban.

Mega ingat akun google milik korban masih tersambung di ponselnya.

Akhirnya berusaha melacak dan diketahui keberadaan korban daerah Kota Batu, tepatnya di area Songgoriti.

Mega langsung memesan ojek online dan meminta sopir mengawasi dua remaja itu.

Namun sayangnya kedua remaja itu kembali keluar dan lepas dari pengawasan sopir ojek online.

Terakhir Mega mengecek ponsel korban berada pada jalan menuju arah Surabaya.

Sesaat kemudian akun google korban sudah dikeluarkan dari ponsel Mega.

Kemudian korban membuka blokir nomor Mega dan mengirim pesan agar Mega tidak lagi mencari korban, kemudian nomor Mega diblokir lagi Berdasar kesaksian paman korban, Rafael sudah tidak bersekolah.

Keduanya sudah kenal sejak lama dan menjalin hubungan.

Korban sempat dinasihati agar tidak bergaul dengan Rafael.

Korban lari membawa motor Honda Scoopy warna putih, ponsel, dan uang kurang lebih Rp 600 ribu.

Keluarga korban sudah mendatangi rumah Rafael kedua kali, namun orang tua Rafael sudah mengaku pasrah.

“Bahkan mempersilakan kami untuk melapor polisi,” ujar Joko Putoyo, paman korban.

Kasus tersebut akhirnya dilaporkan ke polisi. Kemarin (7/2) laporan tersebut diterima oleh Polres Malang. (aff/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#orang hilang #Kabupaten Malang #Kalipare #Remaja #kanjuruhan