Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sepanjang Dinobatkan Jadi Desa Bersih Narkoba di Kabupaten Malang

Mahmudan • Rabu, 12 Februari 2025 | 13:15 WIB
BERANTAS NARKOBA: Anggota Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (Forkom P4GN) berpose di Ruang Rapat Anusapati Setda Kabupaten Malang kemarin
BERANTAS NARKOBA: Anggota Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (Forkom P4GN) berpose di Ruang Rapat Anusapati Setda Kabupaten Malang kemarin

 

GONDANGLEGI – Desa Sepanjang di Kecamatan Gondanglegi didapuk menjadi Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Hal itu tercantum dalam program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) 2025. Dari 378 desa di Bumi Kanjuruhan, penghargaan hanya diberikan pada Desa Sepanjang. Terdapat 60 pemuda pengangguran yang diberdayakan agar tidak terjerumus narkoba.
Mulanya Desa Sepanjang termasuk dalam kategori bahaya narkoba. Sebab dari 50 pemuda berstatus pengangguran yang dikumpulkan, sepuluh di antaranya pernah menjalani rehabilitasi karena terjerat kasus narkoba.
Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang menunjuk Desa Sepanjang sebagai Desa Bersinar tahun ini. “Setiap tahun paling tidak ada dua desa yang kami program jadi Bersinar, namun karena efisiensi anggaran tahun ini hanya satu,” ujar Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut (PM) Hendratmo Budi Wibowo kemarin.
Pada 2023 terdapat tiga desa yang berstatus Bersinar, lalu pada 2024 terdapat dua desa. Semuanya beranjak dari desa yang dinyatakan memiliki status bahaya narkoba. Saat ini pihaknya memelihara 10 desa yang dinyatakan Bersinar. BNN juga terus memantau dan memperbarui data desa-desa di Kabupaten Malang yang memiliki status bahaya dan waspada narkoba. Desa dengan dua status itu akan menjadi prioritas untuk dijadikan Desa Bersinar pada tahun berikutnya.
Terpisah, Perangkat Desa Sepanjang Salis Amirul Mukminin mengatakan, pihaknya ditunjuk menjadi Desa Bersinar pada awal Januari lalu. BNN memberi dana dan pelatihan untuk 50 pemuda di Desa Sepanjang, khususnya pemuda yang belum memiliki pekerjaan. Sepuluh di antaranya adalah pemuda yang pernah menggunakan narkoba. “Puluhan pemuda diberi pelatihan budi daya lele, mulai dari pembibitan hingga panen dan distribusi lele,” ujar Salis.
Saat ini, di Desa Sepanjang sudah ada delapan kolam ikan lele yang digarap 50 pemuda itu. Dipantau langsung oleh BNN Kabupaten Malang dan Dinas Peternakan. Mulai dari bibit ikan lele, pembuatan kolam, hingga pakan seluruhnya difasilitasi BNN. Tujuannya agar puluhan pemuda itu memiliki kesibukan sehingga terhindar dari jeratan narkotika.(aff/dan)

Editor : Mahmudan
#Bersih Narkoba #bnn kabupaten malang #desa sepanjang