Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

11 Pecandu Narkoba Jalani Rehab

Mahmudan • Senin, 17 Februari 2025 | 02:30 WIB
Ilustrasi rehabilitas. (Freepik)
Ilustrasi rehabilitas. (Freepik)

PAKISAJI - Perang melawan narkoba harus terus digaungkan.

Sebab, Bumi Kanjuruhan belum steril narkoba, bahkan angka peredarannya relatif masih tinggi.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mengungkap, sejak Januari lalu terdapat 17 perkara yang masuk meja hijau.

Itu belum termasuk kasus yang masih tahap penyidikan di tingkat aparat kepolisian.

"Mereka disidangkan karena tidak bisa direhabilitasi. Karena peran para tersangka itu adalah pengedar sekaligus pemakai," ujar Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Malang Nova Hardianto, Jumat malam (14/2).

Sementara yang benar-benar pemakai menjalani rehabilitasi setelah di-assessment oleh tim BNN Kabupaten Malang.

"Kami menangani 11 orang dari Januari sampai 14 Februari lalu. Semuanya berawal dari tangkapan Satreskoba Polres Malang kemudian diassessment tim terpadu kami," katanya.

Dari jumlah tersebut, dia mengatakan, paling muda berusia 18 tahun.

Sedangkan yang paling tua 35 tahun. Semuanya merupakan pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

Tingkat ketergantungan mereka masuk kategori sedang. Artinya, hanya perlu rawat jalan di Klinik BNN Kabupaten Malang.

Gejala mereka pun tergolong tidak berat.

"Badan pegal, pusing, pola tidur tidak stabil, dan gelisah," sebut dia.

Mereka belum perlu dirujuk ke fasilitas seperti RSJ Dr Radjiman Wediyodiningrat Lawang, Hayunanto Medical Center (HMC) Dau, dan Puskesmas Gondanglegi karena tidak menunjukkan gejala ketergantungan berat.

Dalam hal ini sakau atau mengarah ke gangguan jiwa.

Akan tetapi, semuanya mengalami trauma terhadap lingkungan sekitar mereka.

"Lingkungannya banyak penyalahguna narkoba, terutama teman-teman mereka," ujar Nova.

Rasa trauma tersebut bisa disembuhkan dengan pindah ke lingkungan baru.

Karena jika mereka kembali lagi ke sana, para pasien akan mengulangi kebiasaan lama tersebut. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jalani rehabilitasi #rehabilitasi narkoba #Kabupaten Malang #pecandu narkoba