Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

New Wisata Wendit Ditarget Bisa Menyumbang PAD Rp 3 Miliar ke Kabupaten Malang

Mahmudan • Jumat, 4 April 2025 | 17:06 WIB
FASILITAS WISATAWAN: Beberapa wahana baru di New Wisata Wendit siap beroperasi pekan lalu. Pembangunan untuk wahana lain terus berlanjut. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)
FASILITAS WISATAWAN: Beberapa wahana baru di New Wisata Wendit siap beroperasi pekan lalu. Pembangunan untuk wahana lain terus berlanjut. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)

PAKIS - Sempat terbengkalai akibat pandemi Covid-19, kini New Wisata Wendit mulai bangkit.

Pembangunan dari pihak ketiga terus berprogres.

Selain peremajaan wahana, juga ada penambahan atraksi wisata.

Di antaranya penambahan satwa seperti burung beo dan penangkaran kera.

Juga ada wahana lain seperti sepeda udara.

Kemarin (23/3), para pekerja membangun gazebo di sekitar wahana sepeda udara.

Dengan adanya penambahan atraksi wisata dan prasarana penunjang, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung.

Sehingga setoran untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga ikut meningkat.

“Saat dikelola pemda, pendapatannya Rp 400 juta dalam setahun. Tahun ini, minimal Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar per tahun bisa kami dapatkan dari kerja sama pihak ketiga,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto kemarin (23/3).

Dalam kerja sama itu, dia mengatakan, terdapat dua jenis penerimaan PAD dari pihak ketiga.

Yakni kontribusi tetap pada tiga tahun pertama sebesar Rp 1,3 miliar dan dana bagi hasil.

“Dana bagi hasil itu sebesar 20 persen dari penjualan tiket. Saat ini masih belum perhitungan. Dana bagi hasil itu nanti dihitung kalau sudah berjalan satu tahun,” ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Berbeda dengan kontribusi tetap yang sudah disetorkan sebelum pembukaan tempat wisata.

Dia juga menyebut, tempat wisata itu dulu pernah memiliki masa jaya pada 2017-2018.

Kemudian ketika pandemi Covid-19, tempat wisata tutup total.

Pemkab tidak bisa bergerak, sampai sarana dan prasarana hancur.

Oleh karena itu, September 2024 lalu, pihaknya menggandeng pihak ketiga untuk mengembangkan wisata tersebut.

Sementara itu, Direktur PT Sumber Berkat Wisata Pratama Anggun Dwi Cahyono menyampaikan, pembangunan tempat wisata dengan luas sekitar 6 hektare itu sudah mencapai 70 persen.

Saat ini sudah ada 15 wahana yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Salah satunya water boom.

Selain itu, pihaknya juga tetap mempertahankan keberadaan kera.

“Kera yang menjadi ciri khas tetap dipertahankan. Wisatawan tidak perlu takut lagi, karena sudah ada pawang dan penangkaran,” kata dia. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#pembangunan #Wendit #Wisata #Kabupaten Malang #Baru #PAD (Pendapatan Asli Daerah) #New