Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tambah Bus Jalur Malang-Sendangbiru

Mahmudan • Jumat, 18 April 2025 | 20:50 WIB

JALUR WISATA - Bus DAMRI jurusan Malang-Sendangbiru melaju di Jalur Lintasan Selatan (JLS)  area desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. ( BIYAN MUDZAKY HANINDITO/ RADAR KANJURUHAN)
JALUR WISATA - Bus DAMRI jurusan Malang-Sendangbiru melaju di Jalur Lintasan Selatan (JLS) area desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. ( BIYAN MUDZAKY HANINDITO/ RADAR KANJURUHAN)

SINGOSARI – Bus jalur Malang Sendangbiru akan bertambah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim bakal menambah sekitar 10 unit.

Rencananya, bus baru tersebut berasal perusahaan bus asal Kepanjen, yakni PO Bagong.

Kepala UPT P3 LLAJ Malang Dishub Jatim M Binsar Garchah Siregar mengatakan, persiapan untuk menambah bus wisata sudah berjalan 75 persen.

“Secara prinsip sudah, dari PO Bagong juga sudah menyatakan siap.

Tinggal menentukan pasar dan akan lewat rute mana,” terang dia kemarin (17/4).

Selama ini, Binsar mengatakan, bus dengan rute Malang-Sendangbiru Balekambang hanya dilayani Perum DAMRI dengan menggunakan bus medium.

Dengan jadwal jalan 2 sampai 3 kali pulang pergi.

Rute yang dilalui adalah Pool DAMRI MalangTerminal Hamid Rusdi-Turen-Sendangbiru-Balekambang.

Ada juga yang lewat Jalan Gondanglegi-Balekambang.

Binsar menyebut, PO Bagong sudah menyiapkan 10 bus untuk dipakai di jalan pinggir laut itu.

Yakni menggunakan bus medium, sesuai dengan bus yang sudah berjalan.

Namun pihaknya masih perlu melakukan penjajakan lagi, khususnya membahas rute.

Pihaknya masih belum menentukan apakah akan lewat Turen atau Gondang legi.

“Kalau yang existing ini kan lewat Turen-Pletes (Sumbermanjing Wetan), sementara kami juga harus menunggu perbaikan jalan Gondanglegi-Balekambang selesai,” sebut dia.

Bus-bus itu bisa jadi akan mengawali perjalanan dari Terminal Hamid Rusdi.

Tapi tidak menutup kemungkinan start dari Terminal Arjosari.

Titik akhirnya adalah di depan Kios Ikan Nelayan (KIN) Pelabuhan Pondok dadap, Sendangbiru.

Pihaknya becermin dari evaluasi operasional DAMRI di rute yang sama.

Okupansi penumpang rata-rata melebihi separo dari total kursi 29.

Selama ini, bus yang beroperasi memakai sistem reservasi.

Dishub mencoba cara lain.

“Itu disesuaikan, bisa jadi 5050, ada reservasi online ada pula yang bisa naik dari pinggir jalan,” ucap dia.

Jika diterapkan bisa naik tanpa booking, maka dishub juga harus menentukan titik titik mana saja penumpang bisa naik.

Khusus di kawasan pantai, Binsar memastikan bus bakal berhenti di setiap wisata pantai.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Malang Tri Hermanto mengatakan, pihaknya belum ada koordinasi dengan dishub Jatim terkait rencana penambahan bus Malang-Sendangbiru.

”Harus segera disosialisasikan agar ada kesepakatan dengan angkot,” kata dia. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#singosari #Sendangbiru #malang #po bagong #Jalur #Penambahan