KEPANJEN – Puluhan SMPN di Kabupaten Malang bakal banyak yang bertransformasi menjadi sekolah unggulan.
Bupati Malang H. M. Sanusi menargetkan, untuk jenjang SMP saja terdapat sekitar 40 sekolah unggulan.
Sanusi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Malang.
Salah satunya dengan menyediakan sekolah unggulan tingkat SD dan SMP.
Targetnya, setiap kecamatan ada satu SD dan SMP unggulan.
”Dengan upaya anak-anak yang menempuh pendidikan di SD dan SMP unggulan memiliki nilai kelulusan rata-rata 99,” kata Sanusi.
Sedangkan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang Nurul Sri Utami menjelaskan, disdik bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) untuk mewujudkan sekolah unggulan di setiap kecamatan.
Nantinya sekolah-sekolah di Kabupaten Malang akan disaring oleh UM.
Sekolah yang lolos penyaringan akan digodok sehingga menjadi sekolah unggulan.
”Tahun ini kami menyerahkan total 40 profil SMP terbaik di setiap kecamatan kepada UM,” jelas Utami.
Sekolah tersebut disaring dari total 97 SMPN yang ada di seluruh kecamatan Kabupaten Malang.
Sekolah-sekolah itu terpilih karena memiliki keunggulan tersendiri, baik dalam akademik maupun nonakademik.
”Nantinya sekolah yang terpilih akan mendapatkan program tersendiri guna menunjang keunggulan sekolah tersebut,” terang dia.
Bagi sekolah yang unggul dalam bidang akademik, dia mengatakan, akan mendapatkan program unggulan untuk menunjang proses akademik, baik dalam pembelajaran sains, matematika, bahasa Inggris.
Sedangkan sekolah yang unggul dalam bidang nonakademik akan mendapatkan program yang sesuai.
Hal ini diperuntukkan untuk menunjang prestasi-prestasi siswa.
Dia membeberkan, di kecamatan Kepanjen setidaknya ada 2 sekolah yang dicalonkan menjadi sekolah unggulan.
Yakni SMPN 3 dicalonkan karena prestasi nonakademik.
”Sedangkan SMPN 4 dicalonkan karena memiliki pendidikan digital IT (information and technology) yang baik,” terangnya.
Ke depannya, dia melanjutkan, sekolah-sekolah yang terpilih akan mendapatkan bimbingan dari UM.
Untuk tahap pertama bimbingan akan diberikan kepada tenaga pengajar.
Saat ini proses penilaian dari pihak UM masih dilakukan.
Proses tersebut diperkirakan selesai pada Juli depan.
Program unggulan juga diperuntukkan bagi siswa kelas 1 SMP atau 7.
Para siswa yang unggul akan mendapatkan program tambahan, sesuai keunggulan dari peserta didik.
”Pendampingan akan berjalan sampai tiga tahun mendatang. Tujuannya agar siswa lulus bisa melanjutkan ke jenjang sekolah yang dapat menyesuaikan dengan keunggulannya,” jelasnya. (yad/dan)
Editor : Aditya Novrian