Tiga Bulan Lagi, yakni Agustus Mendatang Jalur Lintas Pagak-Donomulyo Bisa Dilintasi Dua Arah
Mahmudan• Kamis, 29 Mei 2025 | 17:39 WIB
INFRAST RUKTUR: Cor jalan di Jalur Pagak-Donomulyo belum siap dilintasi, sehingga hanya separo jalan yang difungsikan.
PAGAK – Jalan lintas Pagak- Sumbermanjing Kulon- Donomulyo, tepatnya di Desa Tempur dan Sempol masih belum bisa dilalui secara utuh. Hal itu lantaran tiga titik jalan yang diperbaiki setelah dilanda longsor tersebut masih dalam pembenahan. Tiga bulan lagi, yakni Agustus mendatang diperkirakan bisa dilintasi.
Pantauan wartawan koran ini kemarin (28/5), sepanjang 1 kilometer jalan dari arah Pagak menuju ke Sumbermanjing Kulon, ada tiga titik yang diperbaiki. Di setiap titik ada warga yang menjaga.
Pengerjaan jalan tersebut berdampak pada arus lalu lintas. Sebab kendaraan hanya bisa melewati satu lajur. Dengan demikian, kendaraan yang lewat harus bergantian, sehingga memicu kemacetan.
Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Anita Aulia Sari mengatakan, perbaikan jalan tersebut karena longsor pada akhir tahun lalu.
“Jadi karena hujan, tanah di jalan tersebut akhirnya longsor ke jurang,” terang dia.
Secara total, 57 meter dari 3 titik jalan tersebut rusak. Dengan separo jalan ambrol ke bawah. Anita mengatakan, perbaikan dilakukan mulai 12 Februari lalu.
“Diperkirakan sudah bias dilalui pada 12 Agustus 2025 depan. Itu bertepatan dengan masa kontrak 180 hari dari 12 Februari itu,” kata dia.
Perbaikan dilakukan dengan membuat talud penahan tanah dan mengecor bagian atasnya. Tinggi talud bervariasi. Ada yang4,6 meter, 4,5 meter, dan 3,5 meter. Setiap titik ada yang diperbaiki sepanjang 24 meter, 12 meter, dan 21 meter.
”Menyesuaikan dengan kerusakan yang timbul akibat longsor,” kata dia.
Dia menyebut, pekerjaan konstruksi sebenarnya sudah selesai akhir April lalu. Tapi sampai sekarang belum bias dilewati karena menunggu kesiapan jalan.
“Kami masih menunggu umur beton mencapai masa siap pakai. Sepanjang belum tercapai, ya masih belum bias dilalui kendaraan,” tandas dia. (biy/dan)