Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalibar Kepanjen Rawan Kecelakaan, DPUBM Kabupaten Malang Siapkan Tambal Jalan

Bayu Mulya Putra • Jumat, 30 Mei 2025 | 17:45 WIB
LAGI DAN LAGI: Salah satu lubang besar di Jalibar, Kepanjen menjadi penyebab laka tunggal pada Rabu sore (28/5).
LAGI DAN LAGI: Salah satu lubang besar di Jalibar, Kepanjen menjadi penyebab laka tunggal pada Rabu sore (28/5).

KABUPATEN – Setelah menyebabkan beberapa kasus kecelakaan, problem jalan berlubang di jalur lingkar barat (Jalibar), Kecamatan Kepanjen bakal mendapat Perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang berencana melakukan pendataan ulang jumlah lubang di jalan di sana. Setelah itu bakal menambalnya sesegera mungkin.

Untuk diketahui, kecelakaan terakhir di sana terjadi pada Rabu sore (28/5). Pengendara motor mengalami kecelakaan tunggal setelah menghantam lubang jalan. Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoridun menjelaskan, ada korban dari kecelakaan tersebut.

Mereka merupakan pengendara dan penumpang motor yang berjalan dari arah barat menuju timur. Lokasinya berada di lintasan lurus dengan jarak 50 meter dari Warung Lumayan.

”Tapi tidak kami tangani kecelakaan itu. Tapi, menurut saksi di lokasi, kejadiannya disebabkan karena masuk ke lubang besar di sana,” terang dia.

Samsul menyebut, sejak awal 2025, sudah beberapa kali pihakny  mendapati laporan terjadinya kecelakaan di Jalibar yang disebabkan lubang jalan. Beruntung, tidak ada kecelakaan yang fatal. Dia menyebut, jalan di sana sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan perbaikan dari DPUBM Kabupaten Malang.

”Sudah agak lama perbaikannya. Tapi rusak lagi karena kurangnya perawatan dan banyak kendaraan besar yang lalu lalang,” ujar mantan KBO Satlantas Polres Malang tersebut.

Di lain tempat, Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan DPUBM Kabupaten Malang Kurniawan Wijayanto mengatakan bahwa pihaknya akan segera menambal lubang di Jalibar. Terutama yang menyebabkan kecelakaan pada Rabu sore (28/5).

”Sekarang sedang didata mana-mana saja lubang di sana. Sesegera mungkin akan kami perbaiki,” kata dia.

Kurniawan menambahkan, sebelumnya pada bulan Februari sudah ada rehabilitasi di Jalibar. Dengan cara overlay hotmix atau melapisi aspal. Namun lokasinya tidak menyentuh titik laka pada Rabu lalu.

”Terakhir yang kami perbaiki di depan stasiun LPG yang mengarah ke Talangagung,” ujar dia. Pihaknya berjanji akan menambal lubang setelah pendataan rampung. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#kasus kecelakaan #satlantas polres malang #jalibar #dpubm kabupaten malang #Gakkum