Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Landungsari Temukan Struktur Batuan Diduga Candi, Begini Kata Disparbud Kabupaten Malang

Mahmudan • Kamis, 12 Juni 2025 | 16:59 WIB
MASIH DISELIDIKI: Warga Dusun Bendungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau melakukan penggalian lebih dalam di lokasi penemuan situs.
MASIH DISELIDIKI: Warga Dusun Bendungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau melakukan penggalian lebih dalam di lokasi penemuan situs.

 

DAU – Bumi Kanjuruhan bakal mempunyai satu lagi situs bersejarah. Hal ini setelah ditemukannya struktur batuan yang diduga merupakan candi di Dusun Bendungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau.

Ketua Pelestari Purbakala dan Budaya Indonesia (PPBI) Jawa Timur Budi Kariono menceritakan pekan lalu (7/6), warga bersama Kepala Dusun (Kasun) Bendungan Rudi Harianto melakukan kerja bakti lokasi.

Mereka tidak sengaja menemukan struktur batuan menyerupai candi. Keesokan harinya mereka kembali bersih-bersih untuk memastikan bentuk struktur tersebut. ”Akhirnya kami hentikan dulu (penggaliannya), menunggu pihak yang berwenang,” ujar Kariono kemarin.

Sebelum situs yang mirip struktur candi tersebut ditemukan, pihaknya sudah pernah menemukan bebatuan yang tersebar di sekitar lahan yang disebut Situs Balekambang itu.

Menurutnya, batu-batu tersebut sudah ditemukan sejak lima tahun yang lalu. Batu-batu itu ditemukan di jarak yang beragam. Ada yang 200 meter dari situs, ada juga yang sekitar 300 meter. ”Kemudian kami menyisihkan batu tersebut supaya ada bukti jika di sini ada tempat keluhuran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasun Bendungan Rudi Harianto menyampaikan, pihaknya sudah melaporkan penemuan tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sejak 2023 lalu. Saat itu, dia menemukan struktur batu utuh.

Namun belum ada tindak lanjut. Sedangkan penemuan situs candi tersebut tidak disengaja. “Waktu ada macapatan di sini (sekitar Kamis), saya menggali mau bikin tenda, kok ada batu bata utuh,” ucapnya.

Keesokan harinya, dia kembali bersih-bersih. Sayangnya begitu tenda dibongkar oleh salah satu temannya, dia kehilangan jejak batu bata tersebut. Tidak kehabisan akal, dia kemudian mencangkul kembali hingga menemukan batu bata yang cukup panjang itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto menyampaikan, begitu mendapat laporan sekitar dua tahun lalu, pihaknya meneruskan informasi ke Bupati Malang H M. Sanusi hingga Badan Pelestari Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur. Informasi yang dia terima, BPK Wilayah XI Jawa Timur sudah dua kali datang ke lokasi tersebut.

“Penemuan struktur-struktur begitu akan banyak ditemui di Kabupaten Malang, seperti di Singosari. Namun kepastian bahwa itu benar bangunan candi atau bukan, masih diidentifikasi oleh tim ahli cagar budaya dari BPK XI,” kata Purwoto. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#PPBI #Jatim #disparbud #malang #Kabupaten