KEPANJEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang mendapat perhatian dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Kemarin (12/8), pelaksana tugas (Plt) Deputi V KSP Mayjen TNI (Purn) Harianto berkunjung ke Bumi Kanjuruhan.
Dia memastikan pelaksanaan tiga program pemerintah pusat. Yakni MBG, Sekolah Rakyat (SR), dan koperasi desa/kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. “Kami melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus mendapatkan masukan-masukan untuk pengembangan program prioritas tersebut,” ujar Harianto setelah rapat kerja (raker) di Pringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang kemarin (12/8).
Setelah raker, kegiatan dilanjutkan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wajak dan peninjauan lahan untuk pendirian SR di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. “Kami (pemerintah pusat) akan memasifkan keterlibatan pemda (pemerintah daerah) untuk mendukung. Sehingga keinginan presiden yaitu 82 juta penerima manfaat MBG itu bisa terwujud,” imbuhnya.
SR di Kabupaten Malang akan dibangun secara permanen. Pemkab sudah menyiapkan lahan di Srigonco. Di sekolah tersebut akan ada SD hingga SMA. Untuk Koperasi Merah Putih (KMP), dia menyebut ada tiga tantangan. Yakni penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), permodalan, dan jenis model bisnisnya.
“Tiga elemen itu yang menjadi ekosistem untuk dikembangkan. Nanti juga ada UMKM dan koperasi lainnya yang bisa menjadi supplier BGN (Badan Gizi Nasional) untuk MBG,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Nurcahyo menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah mendapat tugas untuk melaksanakan tiga program tersebut. Seperti untuk MBG, pihaknya bertugas menyiapkan lahan SPPG. Sedangkan distribusi MBG dilakukan melalui kerja sama dengan kader di desa
“Lahan SR juga sudah kami siapkan di Srigonco, Kecamatan Bantur. Saat ini, siswa-siswi kami belajar di SR rintisan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim,” kata Nurcahyo yang merangkap Inspektur Daerah Kabupaten Malang itu.
Sedangkan untuk memaksimalkan KMP, pihaknya menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) pengurus koperasi. Sementara untuk permodalan, pengurus koperasi diharapkan menyusun proposal untuk mendapat bantuan. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho