BANTUR – Jalan rusak di Bantur akibat longsor 10 bulan lalu, akhirnya diperbaiki. Perbaikan jalan yang menghubungkan kawasan Bantur dengan Pantai Wonogoro di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan mulai digarap beberapa hari lalu. Pengerjaan akan berlangsung selama 150 hari ke depan.
Camat Bantur Bayu Jatmiko mengatakan, jalan yang rusak itu memiliki panjang 30 meter. Berupa separo jalan ambles ke tanah perkebunan di bawahnya. “Dilanda longsor pada 28 November 2024 lalu, kemudian terjadi longsor susulan beberapa hari kemudian karena intensitas hujan tinggi,” terang dia kemarin (17/9).
Kini, kedalaman longsor diperkirakan mencapai 7 meter. Padahal sebelumnya hanya 5 meter. Selama lebih kurang sepuluh bulan tersebut, hanya separo ruas jalan yang bisa dilintasi masyarakat. ”Hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua,” kata dia. Sedangkan kendaraan roda empat terpaksa mencari jalan lain.
Bayu mengatakan, perbaikan berupa pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT). Fungsinya untuk menahan agar tidak terjadi longsor susulan. Proyek tersebut digarap CV Cahya Adi Jaya. “Kontrak kerjanya, menurut informasi yang saya dapat, 150 hari sejak hari pertama pengerjaan,” terangnya.
Pekerjaan tersebut memakan biaya hingga Rp 477.947.000. Sumber dana ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025. “Jalan ini bisa dipakai untuk warga yang mau main ke pantai Wonogoro, artinya yang mau ke Desa Tumpakrejo (Gedangan) juga bisa lewat sini,” tandas dia. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho