Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Rumah Kebakaran dalam Lima Jam di Kabupaten Malang

A. Nugroho • Sabtu, 20 September 2025 | 15:36 WIB
GERAK CEPAT: Petugas dari damkar Kabupaten Malang memadamkan api yang menghanguskan rumah warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kamis lalu (18/9)
GERAK CEPAT: Petugas dari damkar Kabupaten Malang memadamkan api yang menghanguskan rumah warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kamis lalu (18/9)

BULULAWANG – Kebakaran masih sering terjadi di Bumi Kanjuruhan. Setelah dua hari berturut-turut terjadi dua kali kebakaran di Pakis dan Pakisaji, Kamis lalu (18/9) terjadi kebakaran lagi di Bululawang.

Kebakaran sekitar pukul 11.30 menghanguskan rumah Sugito, warga Desa Kasemon, Kecamatan Bululawang. Penyebabnya diduga akibat keteledoran pemilik rumah. Mulanya, Sugito menggoreng kerupuk di dapur. Setelah itu, dia pergi begitu saja tanpa mematikan kompor terlebih dahulu. ”Pemilik rumah lupa mematikan kompor, sehingga terjadi kebakaran," ujar Komandan Peleton (Danton) Damkar Kabupaten Malang Syaiful Anwar kemarin.

Api dari kompor tersebut lantas menyambar sebagian besar perabotan di dapur. Setelah itu merembet ke perabotan rumah, sehingga membakar atap rumah seluas 96 meter persegi tersebut. "Api sebelumnya berusaha dipadamkan warga sembari menghubungi damkar," terang Syaiful.

Tiga unit mobil damkar tiba di lokasi sekitar pukul 12.20. Para personel bergegas menyemprotkan air ke titik api. Satu jam kemudian kobaran api berhasil dijinakkan petugas. Tidak terjadi korban jiwa namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Lima jam kemudian, sekitar pukul 17.27, Kebakaran terjadi di rumah Sutomo, 60, warga Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi. Jarak lokasi dengan kebakaran pertama sekitar 9 kilometer. ”Petugas langsung berangkat ke lokasi," terang Syaiful.

Rumah Sutomo yang bagian belakang hangus dilalap si jago merah. Sebelumnya ada anggota keluarga yang melihat kobaran api, kemudian berusaha memadamkan namun tidak membuahkan hasil. "Damkar tiba pukul 18.16 dengan satu unit truk. 10 menit kemudian api berhasil dipadamkan,” katanya. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Tim menilai kebakaran akibat korsleting listrik.(yad/dan)

Editor : A. Nugroho
#pakisaji #kebakaran #Pakis #malang kabupaten