Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

22 Sumur Warga di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Sudah Berfungsi

Mahmudan • Rabu, 24 September 2025 | 16:32 WIB

TAK KERUH LAGI: Tim BPBD Kabupaten Malang menyedot air keruh di sumur milik warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kemarin (23/9).
TAK KERUH LAGI: Tim BPBD Kabupaten Malang menyedot air keruh di sumur milik warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kemarin (23/9).
 

SUMBERMANJING WETAN – Sebanyak 200 sumur yang keruh akibat banjir di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, hingga kini belum normal. Tim dari Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus melakukan penyedotan untuk menjernihkan air.

Hingga kemarin (23/9), baru 22 sumur yang dibersihkan oleh BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang. Caranya dengan menguras air menggunakan pompa penyedot air. Proses tersebut sudah berlangsung selama dua hari.

“Sudah dibersihkan sejak Minggu lalu (21/9). Satu hari ada 11 sumur yang tertangani,” ujar Kasi Logistik BPBD Kabupaten Malang Isa Anshori kemarin.

Sekitar 22 sumur tersebut tersebar di empat dusun. Yakni Rowoterate, Krajan Kulon, Krajan Wetan, dan Krajan Tengah. Semuanya dengan sistem menyedot air keruh. Harapannya, sumber mengeluarkan air bersih sehingga dapat dipakai oleh warga sekitar. “Kami diberi tenggat waktu sampai Rabu (hari ini, 24/9),” kata dia.

Seperti diberitakan, banjir besar melanda Desa Sitiarjo pada Jumat (19/9) pukul 20.00. Total ada 2.228 jiwa terdampak. Hasil survei awal BPBD menyebut bahwa ada 200 sumur warga yang tercemar material banjir seperti pasir, lumpur, dan bebatuan.

Akan tetapi, survei lebih lanjut masih terus berlangsung selama penyedotan dilakukan. Tujuannya untuk memastikan lagi sumur mana saja yang perlu dibersihkan, karena material banjir itu bisa saja turun ke dasar menjadi endapan secara alamiah. “Sementara ini di Desa Sitiarjo yang kami catat masih keruh itu 45 sumur. Ini masih kami telusuri lagi,” ucap Isa.

Selain menyedot air keruh menggunakan pompa, BPBD juga mempunyai opsi lain. Yaitu menjernihkan air sumur menggunakan tawas atau kaporit. Namun rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena tawas dibawa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dan disalurkan melalui UPT Puskesmas Sitiarjo.

Isa menyebut, banyak warga yang sebenarnya minta sumurnya dibersihkan dengan tawas, tapi belum bisa terwujud. “Puskesmas masih mau ambil tawas ke dinkes,” terangnya.(biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#Sumur #sumbermanjing wetan #Kabupaten Malang #BPBD