PAKIS-Penerbangan dari Malang menuju Lombok dan Jogjakarta kembali alami perubahan rencana operasional. Belum diketahui pasti kapan rute tersebut aktif. Berdasar informasi yang digali wartawan koran ini, sejatinya izin dan slot penerbangannya sudah dikantongi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wings Air berencana mengoperasikan penerbangan harian Jogjakarta Bandara Adisucipto- Malang -Lombok pulang pergi. Menggunakan pesawat baling-baling jenis ATR 72, maskapai dari Grup Lion Air itu awalnya berencana memulai beroperasi pada 1 September 2025.
Rencana tersebut berubah lantaran saat itu belum mendapat izin dan slot dari Lanud Abdulrachman Saleh. Selaku pemangku kewenangan landasan udara yang terletak di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis tersebut.
Dikonfirmasi kemarin (12/10), Kepala UPT Pelayanan Jasa Kebandarudaraan (PJK) Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, urusan di Lanud dan UPT sudah rampung. ”Izin dari kami (UPT) dan Lanud sudah clear. Mereka bahkan sudah mengajukan izin (penerbangan) kedua kali untuk perpanjangan periode Winter Oktober sampai Maret 2025,” terang dia.
Pihaknya menyebut, kalau selesai perizinan di tingkat Lanud dan UPT Bandara, maskapai penerbangan harus mengajukan izin lagi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). ”Mereka juga sudah mempersiapkan penjualan tiket berikut promosi penerbangannya, sekaligus ketersediaan armada pesawatnya,” kata dia.
Sampai di sana, pihaknya belum mendapat perkembangan lagi. Pihaknya berharap Wings Air segera membuka penerbangan tersebut. Terlebih, dalam beberapa bulan lagi akan memasuki masa libur natal dan tahun baru.
Di tempat lain, Area Manager Surabaya Lion Air Group Dyfi Suciyanti mengatakan, penerbangan dengan pesawat turbo propeller tersebut tetap akan segera dioperasikan. ”Rencana kami di Winter Season,” katanya saat dihubungi melalui WhatsApp. Namun, dia menjelaskan secara detail bagaimana perkembangan terbaru perizinan yang sedang ditempuh. (biy/gp)
Editor : A. Nugroho