KABUPATEN – Suasana Pasar Pakisaji pada Minggu (9/11) pagi tampak berbeda. Ratusan warga memadati area pasar untuk mengikuti gelaran Sedekah Pasar. Acara tradisi yang digagas para pedagang sebagai wujud syukur sekaligus upaya menarik kembali minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional.
Acara berlangsung meriah dengan kirab tumpeng sayur dan buah yang dibagikan kepada pengunjung. Seni bantengan Lembu Singo Jaya dan fashion show busana tradisional ibu-ibu pedagang menambah semarak suasana. Hiburan artis lokal Desi Afrika juga sukses menarik perhatian warga.
Kepala UPT Pasar Pakisaji Didik menyebut kegiatan ini menjadi agenda perdana untuk menghidupkan kembali ekonomi pasar. Ia berharap pemerintah memberi perhatian pada fasilitas yang mulai rusak, seperti akses jalan dan sarana dagang. ”Kalau pasar lebih nyaman, pedagang bisa bersaing dengan pasar modern,” ujarnya.
Ketua P3KM Heri Panharwanto menambahkan Sedekah Pasar akan dijadikan agenda tahunan. Seluruh pedagang turut berpartisipasi lewat urunan sukarela setiap Jumat, baik berupa barang dagangan maupun uang.
Sementara itu, Ketua Panitia Dra Nur Hadiani menilai kekompakan pedagang menjadi kunci menjaga pasar tradisional tetap eksis. ”Kami yakin pasar rakyat tetap diminati selama pedagang solid dan saling mendukung,” tegasnya.
Ira Wahyuni, salah satu pedagang, mengaku omzetnya naik saat acara berlangsung. ”Banyak yang datang untuk hiburan, sekalian belanja. Senang sekali,” katanya.
Tradisi Sedekah Pasar pun menjadi bukti bahwa budaya dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama ekonomi rakyat di Pakisaji. (llk/adn)
Editor : A. Nugroho