JABUNG – KAN Jabung Syariah Jawa Timur dipercaya menjadi lokasi percontohan dalam program pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peserta dari 16 provinsi di Indonesia dihadirkan ke aula KAN Jabung untuk magang.
Program tersebut merupakan bagian dari percepatan penguatan kapasitas koperasi desa (kopdes). Meski KDKMP berjalan, namun masih banyak pengurus yang kesulitan dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis. Oleh karena itu, pemerintah menunjuk koperasi yang sudah terbukti berhasil sebagai tempat magang. Salah satunya KAN Jabung.
“Kami mendapat amanah sebagai tempat belajar bagi pengurus Kopdes. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk berbagi pengalaman tentang perjalanan KAN Jabung selama 46 tahun, termasuk membangun tata kelola dan unit-unit usaha,” ujar Ketua 1 KAN Jabung, Muh Harianto.
Pelatihan perdana menyuguhkan materi tentang success story KAN Jabung, teknis pengelolaan lembaga keuangan syariah, manajemen retail modern, tata kelola usaha susu dan peternakan, serta praktik penyusunan laporan keuangan.
KAN Jabung memperkenalkan jaringan retail modern JABmart yang kini memiliki sekitar 40 toko. Harianto berharap ke depan dapat terjalin kerja sama antara JABmart dan Kopdes Merah Putih dalam pengelolaan retail dan pemasaran produk.
Selain retail, sektor peternakan, pengolahan susu, serta integrasi usaha pangan dinilai sangat potensial dikembangkan bersama. “Setelah kembali ke daerah masing-masing, kami berharap teman-teman Kopdes dapat menerapkan ilmu yang didapat. Kami ingin tumbuh bersama, menggali potensi desa di sektor pertanian, pangan, dan perdagangan. Semua lebih mudah kalau saling bekerja sama,” tambah Harianto.
Ia menegaskan kerja sama antar-koperasi adalah salah satu kunci sukses KAN Jabung selama ini. Karena itu, pihaknya membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk bagi koperasi di Jawa Timur. “Kalau bisa bekerja sama, insya Allah potensi desa akan cepat berkembang,” pungkasnya. (zal/dan)
Editor : Aditya Novrian