PELANTIKAN dua pejabat eselon II B sempat dibatalkan. Pembatalan tercantum dalam surat pengumuman dengan nomor 800.1.3.3/9999/35.07.405/2025. Surat tersebut berisi pembatalan hasil seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Malang 2024.
Yakni kepala pelaksana (kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan kepala dinas komunikasi dan informatika (diskominfo). “Itu sudah berdasar ketentuan dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) RI,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi kemarin (27/11) dikonfirmasi mengenai kabar pembatalan tersebut.
Dia menegaskan, surat pengumuman pembatalan tersebut juga sesuai dengan surat Kepala BKN Nomor 16149/R-AK.02.02/SD/K/2025 tanggal 11 November 2025 perihal jawaban atas laporan hasil seleksi terbuka (selter) JPTP di Kabupaten Malang.
Lebih lanjut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang NurmanRamdansyah menjelaskan, selain karena ketentuan BKN RI, pembatalan tersebut karena hasil seleksi sudah terlalu lama.
“Untuk kalaksa BPBD, itu yang nomor satu hasil seleksi dimiliki oleh Pak Ichwanul Muslimin (sebelumnya PltKalaksa BPBD). Namun karena terhalang aturan, bupati dilarang menjalankan pelantikan selama enam bulan sebelum dan setelah dilantik menjadi bupati, maka ditunda,” kata Nurman.
“Saat pengajuan ulang untuk pelantikan, Pak Ichwanul sudah memasuki usia pensiun. Sehingga usulan kami ditolak BKN,” imbuhnya. Sedangkan pejabat yang lolos seleksi menjadi kepala diskominfo yakni Ferry Hariadi. Namun Ferry meninggal dunia sebelum dikukuhkan.
Pihaknya juga sudah mengajukan nama Erny Fatma Setyoharini yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang. Dia memiliki nilai seleksi terbaik kedua setelah Ichwanul. Namun Erny juga memasuki usia pensiun, sehingga ditolak lagi oleh BKN RI.
“Setelah berbagai proses, kami akhirnya mengajukan nama yang saat ini dilantik. Meskipun prosesnya tidak instan, akhirnya disetujui,” ucap dia.
Pejabat tersebut yakni Purwoto yang sebelumnya kepala dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) menjadi kalaksa BPD. Serta Atsalis Supriyanto yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati bidang perekonomian, keuangan, dan pembangunan dimutasi menjadi kepala diskominfo.(yun/dan)
Editor : A. Nugroho