Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Natal dan Tahun Baru, Kabupaten Malang Siapkan Tambahan 114 Kiloliter BBM Per Hari

Bayu Mulya Putra • Rabu, 10 Desember 2025 | 15:46 WIB
Grafis Rata Rata Konsumsi BBM di Kabupaten Malang
Grafis Rata Rata Konsumsi BBM di Kabupaten Malang

KEPANJEN – Konsumsi BBM diperkirakan meningkat 8 sampai 10 persen pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Persiapan untuk menyambut momen tahunan itu sudah dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). ”Untuk wilayah Jatimbalinus, proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 8,4 persen dari rata-rata (konsumsi) normal 19.580 kilo liter per hari untuk gasoline,” terang Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi.

Untuk diketahui, satu kiloliter setara dengan 1.000 liter. Estimasi peningkatan konsumsi BBM itu terjadi karena momen Nataru kerap diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Untuk BBM jenis solar atau gasoil, Ahad memperkirakan konsumsinya bakal menurun sekitar 5,1 persen. Dari rata-rata konsumsi normal 9.596 kilo liter per hari. Itu terjadi seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.

Pihaknya sudah membentuk Satgas Nataru 2026. Mereka memulai tugasnya pada 13 November 2025 sampai 11 Januari 2026 mendatang. ”Tugasnya untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Sekaligus memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, dan transportasi baik darat maupun udara,” ujar Ahad.

Salah satu yang diwaspadai Satgas yakni puncak mobilitas warga. Berdasar proyeksi nasional, akan ada tiga puncak mobilitas masyarakat. Pertama, pada 24 sampai 25 Desember 2025. Kemudian pada 31 Desember 2025 sampai 1 Januari 2026. Serta, arus balik pada 2 sampai 4 Januari 2026. Peningkatan konsumsi energi diperkirakan terjadi pada waktu-waktu tersebut. 

Sementara untuk wilayah Kabupaten Malang, Sales Branch Manager Fuel Pertamina Malang Arga Satya mengatakan bahwa potensi peningkatan konsumsi BBM-nya jauh lebih banyak. Pada gasoline, naik 10 persen. Sementara gasoil turun sampai 20 persen. ”Selain industri yang libur, tanggal 23 Desember biasanya truk-truk sudah mulai dibatasi. Sementara mobilitas masyarakat makin banyak,” ucap dia.

Disinggung soal alokasi BBM, Arga tidak menjawab spesifik. Namun, dia menyebut bahwa konsumsi BBM harian di Kabupaten Malang mencapai 1.141 kiloliter per hari (selengkapnya baca grafis). ”Yang paling banyak tetap Pertalite dengan 586 kiloliter,” sebut dia. Dengan begitu, ada estimasi tambahan BBM gasoline sebanyak 114 kiloliter per hari.

Di lain tempat, Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Malang Kamilin mengaku bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina soal alokasi BBM di Kabupaten Malang khusus Nataru. ”Masih akan dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Pertamina dalam waktu dekat,” ujar dia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dia memastikan bahwa persiapan bakal dilakukan secara matang. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#BBM #Jatimbalinus #Kabupaten Malang #Nataru