Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Padamkan Mobil Terbakar di Kromengan, Dua Crew Pemadam Kebakaran Terluka

Bayu Mulya Putra • Rabu, 10 Desember 2025 | 16:36 WIB
DIDUGA KORSLETING: Pemadaman mobil Chevrolet Captiva di Desa Kromengan, Selasa malam (8/12) membuat dua personel Damkar Kabupaten Malang dilaporkan mengalami luka ringan.
DIDUGA KORSLETING: Pemadaman mobil Chevrolet Captiva di Desa Kromengan, Selasa malam (8/12) membuat dua personel Damkar Kabupaten Malang dilaporkan mengalami luka ringan.

KROMENGAN – Sebuah mobil Chevrolet Captiva tiba-tiba terbakar saat berhenti di depan salah satu rumah warga di Desa Kromengan, Selasa malam (8/12). Dua orang dilaporkan terluka, dan langsung dibawa menuju rumah sakit. Plh Kapolsek Kromengan AKP Sigit Kurniawan menjelaskan, mobil warna putih dengan nomor polisi (nopol) N 1403 D tersebut terbakar sekitar pukul 19.45.

Mobil yang dikemudilan Arba’i, 42, itu mengangkut 10 orang penumpang. Terdiri dari lima orang dewasa dan lima anak-anak. ”Mereka berangkat dari rumah di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Rencananya mau ke Kromengan untuk menjenguk salah satu keluarga yang sakit,” terang dia.

Ketika sampai di Kromengan, tepatnya di depan halaman rumah H Suseno, salah seorang warga di Dusun Wringinanom, Desa Kromengan, kepulan asap putih menyeruak dari kap mesin mobil buatan Amerika Serikat tersebut. Arba’i selaku pengemudi menghentikan laju mobilnya.

Ketika seluruh penumpang turun, api kemudian muncul dari kap mesin. Seketika api pun membesar dan membakar sekitar 80 persen mobil tersebut. Kepolisian menduga ada korsleting dari balik tutup kap mesin mobil. ”Kami duga dari sistem kelistrikannya. Padahal, menurut keterangan pengemudi, mobil itu baru diservis pukul 15.00,” kata Sigit.

Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Pada pukul 20.15, tim pemadam kebakaran dipanggil ke lokasi. Dalam upaya pemadaman api tersebut, dua personel damkar dilaporkan terluka. Yakni Satria Bagus Dimas Oktavianto, 32, dan Muhammad Saikhul Alim, 34.  Sigit menyebut bahwa Saikhul mengalami luka di tangan kirinya.

”Tangannya terluka saat membuka kap mesin mobil yang terbakar. Dia sekarang dirawat di RST Soepraoen, Kota Malang,” ungkap dia. Sementara Satria mengalami sesak napas akibat menghirup asap dari mobil terbakar itu. Dia sempat dilarikan ke Puskesmas Kromengan, namun kemarin (9/12) sudah diperbolehkan pulang. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#nopol #mobil terbakar #Damkar #Kabupaten Malang