GONDANGLEGI - Unit Reskrim Polsek Gondanglegi bersama Satreskim Polres Malang punya pekerjaan rumah (PR) penting. Mereka harus memburu HA, 24, terduga pelaku penusukan terhadap Eko Suprianto alias Enyok, 22. Seperti diberitakan, penusukan itu membuat korban meninggal dunia.
Kejadiannya berlangsung di salah satu rumah di RT 10/RW 02, Dusun Baran, Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kamis lalu (11/12).
Sampai kemarin (12/12), pelakunya masih terus dikejar polisi. Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin mengatakan, pengejaran terhadap pelaku masih terus berlangsung. ”Sempat kami cari ke arah selatan dari Gondanglegi, pengejaran masih kami lakukan sampai dapat,” kata dia.
Informasi yang didapat Jawa Pos Radar Kanjuruhan, sejak kemarin pagi sampai menjelang waktu salat Jumat, polisi sempat berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Tim terus berpencar ke segala arah untuk memastikan kembali keberadaan HA.
Sempat muncul dugaan adanya pihak yang membantu HA kabur setelah pembunuhan itu terjadi. Tapi, kepolisian masih memastikan lagi benar tidaknya dugaan tersebut. ”Kalau ada pihak yang memudahkan pelarian pelaku, kami juga akan tangkap,” tegas Lukman.
Sementara pengejaran berlangsung, polisi terus memeriksa saksi-saksi. Yang terbaru, sudah tujuh orang saksi yang diperiksa. ”Dua orang teman korban yang menolong membawa ke Puskesmas, Haikal dan Juli (sudah kami mintai keterangan). Kemudian empat teman perempuan yang berada di rumah tempat kejadian serta dua orang tua korban juga sudah,” papar mantan Kapolsek Sumberpucung tersebut.
Hasil pemeriksaan sementara menyebut bahwa penusukan di rumah saksi Haikal di Dusun Baran, RT 10, RW 02, Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi itu diawali cekcok antara korban dan HA.
”Korban tewas setelah terlibat cekcok dengan HA saat keduanya sedang berkumpul bersama teman lainnya di dalam rumah. Sebelumnya mereka sempat mabuk bersama sebelum sampai di rumah Haikal,” ujar Lukman. (biy/by)
Editor : A. Nugroho