Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemasangan Jembatan Bailey Donomulyo Kabupaten Malang Kurang 10 Persen

Aditya Novrian • Senin, 15 Desember 2025 | 18:32 WIB
CAPAI 90 PERSEN: Pekerja menyelesaikan pemasangan dan pengelasan pelat lantai baja jembatan bailey di Jalan Hasanudin, Kecamatan Donomulyo, kemarin.
CAPAI 90 PERSEN: Pekerja menyelesaikan pemasangan dan pengelasan pelat lantai baja jembatan bailey di Jalan Hasanudin, Kecamatan Donomulyo, kemarin.

DONOMULYO – Pemasangan jembatan bailey di Jalan Hasanudin, Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, hampir rampung. Proyek jembatan rangka besi tersebut dikerjakan dengan tempo cepat. Sejak perakitan dimulai pada 7 Desember lalu, progres pekerjaan kini telah mencapai sekitar 90 persen.

Dengan capaian tersebut, jembatan sementara itu diperkirakan tidak lama lagi dapat dilalui kendaraan. Jembatan bailey tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Provinsi Jawa Timur. Keberadaannya menggantikan sementara jembatan lama di Jalan Hasanudin yang rusak parah akibat banjir besar pada 28 November 2024.

Saat itu, derasnya arus sungai menyebabkan fondasi jembatan ambrol. Separo badan jembatan runtuh dan tidak lagi bisa digunakan, sehingga akses warga sempat terputus.

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari mengatakan, progres pemasangan jembatan berlangsung sesuai target. Bahkan, pengerjaannya dinilai lebih cepat dari perkiraan awal. ”Per Jumat (12/12) kemarin, progresnya sudah mencapai 90 persen,” ujar Anita.

Jembatan bailey yang dipasang memiliki panjang sekitar 24 meter dengan lebar 4,2 meter. Rangka jembatan kini telah terpasang melintang di atas sungai, tepat di lokasi jembatan lama yang sebelumnya rusak dan telah dibongkar. Bersamaan dengan pemasangan rangka utama, pekerjaan lantai baja jembatan juga sedang dilakukan melalui proses pengelasan.

Menurut Anita, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Beberapa pekerjaan yang tersisa meliputi pemasangan pelat injak, penyempurnaan konstruksi, serta penyiapan akses jalan menuju jembatan.

”Sesuai informasi dari tim teknis dan konsultan DPUBM Provinsi Jawa Timur, tinggal finishing, pelat injak, serta pengerjaan akses jalan berupa agregat dan pengaspalan,” jelasnya.

Untuk akses jalan, kata Anita, diperlukan pekerjaan tambahan berupa pengecoran beton ulang. Hal itu dilakukan agar permukaan jalan menuju jembatan lebih kuat dan aman dilalui. Agregat atau penimbunan material dilakukan di bagian sebelum jembatan, menyesuaikan dengan elevasi jembatan bailey yang baru.

”Pekerjaan pondasi dan perakitan jembatan dilakukan secara bersamaan, sehingga penataan ulang akses jalan juga harus disesuaikan,” tandas Anita.

Dengan hampir rampungnya pemasangan jembatan bailey tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur Jalan Hasanudin dapat segera kembali normal. Jembatan ini akan menjadi solusi sementara sambil menunggu pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut. (biy/adn)

Editor : A. Nugroho
#donomulyo #jembatan bailey #Kabupaten Malang #DPUBM