KEPANJEN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan, dalam beberapa ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem akibat bibit siklon tropis 935. Yakni fase awal pembentukan siklon tropis dengan kecepatan angin mencapai 15-34 knot.
Sebagai informasi, bibit siklon tropis tersebut terdeteksi di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Itu memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Jawa Timur.
Berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan peningkatan ketinggian gelombang di perairan Jawa Timur. Menanggapi peringatan tersebut, BPBD Kabupaten Malang melakukan upaya mitigasi lewat Desa Tangguh Bencana (Destana). Yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi bencana tingkat desa.
Pejabat Fungsional Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Kabupaten Malang Yulius Dharmawan menyampaikan, destana merupakan program pemerintah untuk membangun ketangguhan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan dalam menghadapi ancaman bencana.
”Di dalam destana tersebut, kami membentuk FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) yang anggotanya terdiri dari unsur elemen desa sebanyak 20 sampai 30 anggota,” kata pria yang disapa Yudha tersebut.
FPRB tersebut diberi pemahaman terkait kebencanaan sekaligus simulasinya. Salah satunya simulasi terkait pertolongan pertama. Pihak BPBD akan menyampaikan teori sekaligus praktik cara evakuasi dan menolong korban bencana dengan ilmu medis dasar.
”Kami kan ada 33 kecamatan, misal terjadi bencana di Pujon, untuk menuju ke sana bisa membutuhkan waktu hampir 2 jam. Dengan adanya destana, setidaknya bisa dilakukan penanganan awal,” kata dia.
Yudha juga menyebut, saat ini di Kabupaten Malang telah terbentuk 117 destana yang tersebar di daerah dengan potensi bencana tinggi, sedang, hingga rendah. Terakhir, pada 2025 telah dibentuk destana di tiga lokasi. Yakni di Kecamatan Turen, Dau, dan Pakisaji.
Selain destana, pihaknya juga melakukan mitigasi bencana lainnya. Misalnya vegetasi tanaman. Terakhir, pada 10 Desember 2025 lalu dilakukan penanaman pohon di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. (yun/by)
Editor : A. Nugroho