Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jasad Laki-Laki Hanyut di Aliran Sungai Molek Desa Jatikerto Berasal dari Kedungkandang

Aditya Novrian • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:51 WIB
EVAKUASI: Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad laki-laki yang ditemukan mengapung di aliran sungai Molek, Rabu (31/12) malam.
EVAKUASI: Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad laki-laki yang ditemukan mengapung di aliran sungai Molek, Rabu (31/12) malam.

KROMENGAN - Penemuan jasad laki-laki di aliran Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, akhirnya terungkap. Identitas jenazah yang ditemukan mengapung pada Rabu (31/12) itu berhasil diketahui melalui pemeriksaan sidik jari oleh kepolisian.

Korban diketahui bernama Miftachul Huda, 25, warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dari hasil pemeriksaan luar secara visual, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, terdapat luka di bagian wajah korban yang diduga akibat aktivitas hewan air. Selain itu, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tanda-tanda korban meninggal dunia karena tenggelam.

”Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan sudah meninggal dunia antara satu hingga dua hari sebelum ditemukan,” ujarnya.

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak berwarna gelap, celana jeans biru cerah, serta memakai gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir berwarna kuning.

Meski identitas korban telah diketahui, kronologi kematian masih belum terungkap secara pasti. Untuk itu, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

”Kami masih mendalami kejadian ini untuk memastikan penyebab kematian dan aktivitas korban sebelum ditemukan,” tambah Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah korban pertama kali ditemukan warga pada Rabu (31/12) sekitar pukul 18.00. Saat itu, seorang saksi melihat tubuh manusia mengapung di sungai dalam posisi telungkup dan tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.

Awalnya, saksi hanya melihat bagian punggung tubuh manusia yang mengapung. Curiga dengan temuan tersebut, saksi segera melaporkannya kepada warga sekitar dan perangkat desa. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kromengan.

Malam itu juga, petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, dan Samapta Polres Malang mendatangi lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 dan langsung dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (aff/adn)

 

Editor : A. Nugroho
#jasad #desa jatikerto #tenggelam #Kabupaten Malang