KARANGPLOSO - Arus kendaraan dari arah Karangploso menuju Kota Batu masih padat hingga kemarin (4/1). Meski puncak lonjakan terjadi pada Kamis (1/1), kemacetan belum sepenuhnya terurai, terutama di sejumlah titik rawan.
Kepadatan terlihat di simpang empat Karanglo, simpang tiga Masjid Kembar, simpang empat Kepuharjo, simpang tiga Griya Permata Alam, hingga simpang tiga Karangploso. Pantauan wartawan koran ini sekitar pukul 13.00 di Jalan Raya Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, arus menuju Kota Batu didominasi kendaraan berpelat N dari Malang Raya.
Sementara arus sebaliknya, dari Kota Batu menuju Pintu Tol Singosari, mayoritas kendaraan berpelat Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Jenis kendaraan yang melintas sebagian besar roda empat, membuat laju lalu lintas tersendat dan kepadatan terasa semakin tinggi.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Willy Deni Permana menyampaikan, pihaknya memprediksi kepadatan mulai berakhir kemarin. Hal itu seiring berakhirnya libur panjang Natal dan Tahun Baru, serta mulai normalnya aktivitas perkantoran hari ini.
”Kemarin kami tetap menyiapkan 15 tim pengurai kemacetan bersama Satlantas Polres Malang,” ujarnya.
Selama masa libur Nataru, lonjakan volume kendaraan tercatat meningkat sekitar 30 persen dibanding hari biasa. Kepadatan masih terjadi hingga kemarin karena bertepatan dengan akhir pekan. Karena itu, Dishub terus memantau perkembangan arus di kawasan Karangploso agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Sejumlah jalur alternatif juga tetap disiagakan. Untuk arus dari Karangploso menuju Singosari, kendaraan dapat dialihkan melalui jalur Kepuharjo menuju Tumapel.
Skema pengalihan dimulai dari simpang empat Kepuharjo ke Desa Ngenep, dilanjutkan ke Desa Langlang, menuju simpang tiga Jalan Tunjungtirto, kemudian ke Jalan Purworejo, Jalan Morotanjek, Jalan Kembang, hingga tembus Jalan Raya Tumapel.
Sementara untuk arus dari Lawang menuju Pakis, disiapkan jalur alternatif melalui Jalan Sumberwuni ke Jalan Kalianyar Selatan, dilanjutkan ke Jalan Inspol Suwoto, Jalan Lowokjati, Jalan Raya Dengkol, Jalan Masjid, masuk Desa Terong Dowo ke Jalan Sunan Bonang, lalu ke Jalan Komud Abd. Saleh dan berakhir di Jalan Raya Asri Katon, simpang tiga Pakis Mustang.
Di sisi lain, Satlantas Polres Malang masih menyiagakan personel meski Operasi Lilin Semeru telah berakhir pada Jumat (2/1). Langkah tersebut dilakukan karena potensi kepadatan lalu lintas dinilai masih cukup tinggi. ”Kami siagakan sekitar 10 petugas di lima titik troublespot,” kata Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Chelvin Arliska.
Pengawasan juga difokuskan pada 183 destinasi wisata di wilayah Kabupaten Malang, khususnya kawasan pantai dan pegunungan yang menjadi tujuan favorit wisatawan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus keamanan aktivitas di sekitar lokasi wisata. (aff/adn)
Editor : Aditya Novrian