Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Truk Mitsubishi Fuso Terbakar di Tol Malang-Pandaan Kabupaten Malang

Mahmudan • Rabu, 7 Januari 2026 | 11:00 WIB
ARUS LALIN SEMPAT MACET: Personel Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air ke titik api di KM 74 tol Malang-Pandaan kemarin (6/1).
ARUS LALIN SEMPAT MACET: Personel Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air ke titik api di KM 74 tol Malang-Pandaan kemarin (6/1).

LAWANG – Truk Mitsubishi Fuso terbakar di KM 74 tol Malang-Pandaan. Kebakaran yang berlangsung sejak Senin malam (5/1), baru berhasil dipadamkan oleh petugas kemarin (6/1) pukul 03.15 dini hari.

Informasi yang dihimpun di lokasi, truk bermuatan 9 ton kardus dikemudikan oleh Dwi Amir, 35, asal Kota Surabaya. Dia hendak mengantarkan kardus dari Malang menuju Gresik. Sesampai di KM 74, Lawang, Amir mencium bau asap dari bagian bawah truk. Dia lantas turun dari kendaraan dan mengecek truk dengan nomor polisi L 8863 AG yang dikemudikannya.

“Saat membuka pintu kabin, sekring di dalam mesin kendaraan sudah mengeluarkan api,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin ditemui di lokasi kejadian kemarin (6/1).

TOTALITAS: Petugas berhasil memadamkan kobaran api setelah berjibaku selama beberapa jam.
TOTALITAS: Petugas berhasil memadamkan kobaran api setelah berjibaku selama beberapa jam.

Mengetahui api dari mesin, dia mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kemudian menyemprotkan ke titik api. Namun usaha memadamkan kobaran api gagal lantaran api makin cepat membesar dan melahap seluruh unit kendaraan.

Amir lantas menghubungi tim pemadam kebakaran (damkar). Tim bergegas menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api. Kepala Regu 3 Damkar Kabupaten Malang Andrianto mengaku sempat kesulitan memadamkan api. Sebab material kendaraan didominasi bahan yang mudah terbakar. Belum lagi muatan 9 ton kardus memperlambat api untuk dipadamkan karena kardus sangat mudah terbakar.

“Kami mengerahkan tiga unit mobil damkar dan masih butuh dua unit water suply lagi sampai api benar-benar padam,” ujar Andrianto. Api baru benar-benar dipastikan padam sekitar pukul 03.15. Tidak ada korban jiwa namun kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 400 juta.

Peristiwa terbakarnya truk sempat mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. Kendaraan dari arah Malang-Surabaya tidak bisa melintas karena jalanan penuh dengan petugas damkar yang berusaha memadamkan api. Di samping itu, pengendara lain juga khawatir terimbas jika nekat menerobos melanjutkan perjalanan. Kendaraan lain baru diperbolehkan lewat ketika api sudah mengecil.(aff/dan)

Editor : Aditya Novrian
#terbakar #truk fuso #Damkar #Kabupaten Malang