GRAHA Pesona Lawang jadi rujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mencari rumah. Unit rumah subsidi yang disediakan selalu berada di lokasi strategis. Seperti yang berada di Dusun Ngandeng, Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, lokasinya dekat pasar dan jalan utama.
Saat ini, dari 235 unit yang dibangun di lokasi itu tersisa 100 rumah saja. Peminat proyek rumah subsidi di Graha Pesona Lawang memang cukup signifikan sejak Juni lalu. Peminatnya berasal dari pasangan kisaran umur 35 sampai 40 tahunan.
”Kini proyek rumah MBR yang saya kelola ada 1.849 unit dan saat ini masih proses pembangunan 100 unit untuk tahap dua,” ujar Pemilik dan Direktur Graha Pesona Lawang Afwan Syahid. Dirinya sudah terjun terjun di dunia properti sejak tahun 2000 atau saat masih berusia 25 tahun. Perumahan yang dimilikinya tersebar di Mojokerto, Pasuruan, sampai Lawang.
properti khusus MBR memang tidak mendatangkan untung yang melimpah. Namun pria kerap disapa Iwan itu tetap bersikeras mengembangkan rumah subsidi. Tujuannya sederhana, agar bisa bermanfaat untuk sesama. Baginya, berbisnis sekaligus bisa membantu banyak orang jadi hal yang istimewa.
Harga yang dibanderol untuk satu unit rumah MBR di Graha Pesona Lawang bervariasi. Mulai dari Rp 166 juta saja. Dengan harga itu, user sudah mendapat lingkungan rumah yang sejuk dan asri karena berada di area pegunungan.
Unit yang akan didapatkan konsumen memiliki luas tanah 6x11meter ditambah luas carport 3x5,5 meter. Spesifikasi rumah menggunakan fondasi batu sungai, dinding bata merah yang diplester, dan struktur beton. Lantai Keramik yang digunakan berukuran 30x30 sentimeter dengan kusen aluminum dan plafon gypsum board. Rangka atap menggunakan galvalume serta rumah juga dilengkapi shower mandi.
”User juga sudah mendapat bantuan DP sebesar Rp 4 juta,” katanya. Untuk angsuran KPR subsidi lima tahun sebesar Rp 3 jutaan saja. Kalau tenor 10 tahun bisa Rp 1,7 juta dan tenor 15 tahun Rp 1,2 juta. Sedangkan untuk tenor 20 tahun angsurannya Rp 1 jutaan dan jumlahnya tetap sampai lunas. (aff/gp)
Editor : Aditya Novrian