KURANG konsentrasi saat mengemudi diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun di Jalan Raya Mendit Barat, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Sabtu malam (31/1). Sebuah pikap Mitsubishi L300 menabrak sepeda motor di depannya, lalu oleng ke jalur berlawanan hingga menghantam mobil Toyota Calya.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 itu sempat menghebohkan pengguna jalan. Lokasi kejadian berada di Jembatan Sungai Brantas yang menjadi akses penghubung perbatasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dengan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat kendaraan yang melintang di badan jalan.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan, kecelakaan bermula saat pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi N 9843 EE melaju dari arah Kota Malang menuju Pakis. Kendaraan tersebut dikemudikan Edi Puspita, 47, warga Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo.
Di depan pikap, melaju sepeda motor Suzuki Smash bernomor polisi N 2398 AS yang dikendarai Fiko Ramadika, 36, warga Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Fiko membonceng Ely Kartikasari, 31, yang juga berdomisili di wilayah yang sama.
”Posisi kendaraan sama-sama di lajur menuju timur, dari Kota Malang ke arah Pakis. Sepeda motor berada di depan pikap,” terang Chelvin, Minggu (1/2).
Diduga pengemudi L300 tidak menjaga jarak aman dan kurang memperhatikan kondisi lalu lintas. Akibatnya, bagian depan pikap menghantam sepeda motor Smash. Benturan tersebut membuat L300 oleng ke kanan dan masuk ke lajur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah Pakis menuju Kota Malang, melaju Toyota Calya bernomor polisi N 1377 ADK. Mobil itu dikemudikan Dani Maroe Beni, 44, warga Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, dengan membawa empat anggota keluarganya, yakni Rina Handayani, 41, serta tiga anak berinisial MHC (13), MA (9), dan MFM (16).
Tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras menyebabkan bagian depan Toyota Calya dan kabin pikap L300 mengalami kerusakan cukup parah. Sepeda motor yang tertabrak juga mengalami kerusakan.
Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Namun, seluruh korban yang terlibat mengalami luka-luka di bagian kepala, tangan, dan kaki. Mereka dilarikan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan medis. ”Pengemudi Calya saat ini sudah rawat jalan,” tambah Chelvin. (biy/adn)
Editor : Aditya Novrian