KEPANJEN - Jelang bulan Ramadan, Satlantas Polres Malang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang bakal gencar melakukan ramcek kepada bus dan angkutan umum. Termasuk keliling ke Perusahaan Otobus (PO) untuk memastikan kesiapan armada mereka.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan, proses ramcek itu bakal dilaksanakan bersamaan dengan operasi keselamatan 2026. Yakni mulai 2 hingga 15 Februari mendatang. ”Sekaligus menyongsong operasi ketupat yang akan dilaksanakan tidak jauh dari operasi keselamatan,” kata dia.
Dia menyebut bahwa pihaknya akan melakukan kegiatan ramcek pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus. Baik bus kota antar-provinsi ataupun bus dalam provinsi. Ramcek sebenarnya sudah dilaksanakan sekali pada hari pertama operasi.
Tepatnya di Terminal Talangagung, Kepanjen 2 Februari lalu. Dengan hasil 5 kendaraan berupa bus dan Mobil Penumpang Umum (MPU) mendapat catatan kerusakan dan surat kendaraan yang habis masa berlakunya.
Disinggung soal kegiatan ramcek berikutnya, Chelvin belum mendetailkan akan ada berapa kali. Namun, pihaknya sudah berencana keliling ke garasi PO bus untuk mengecek kelayakan kendaraan sebelum tiba masa angkutan Lebaran.
Pihaknya juga mengaku sudah mendapat permohonan dari PO bus untuk didatangi. ”Yang sudah kami data ada enam PO bus yang masuk dan berada di wilayah kabupaten Malang. Sehingga rekan-rekan dari PO bus juga akan kami kunjungi untuk melaksanakan kegiatan ramcek bersamaan dengan rekan Dishub dan instansi terkait lainnya,” papar dia.
Tidak hanya di garasi PO bus, tempat lain juga bakal menjadi sasarannya. ”Kami akan laksanakan setiap hari, dari tanggal 2 sampai 15 Februari. Targetnya tidak hanya enam PO bus, tapi juga tempat wisata, rest area, maupun terminal,” tandas dia. (biy/by)
Editor : Aditya Novrian