KABUPATEN – Kebutuhan warga pada awal bulan suci Ramadan tampak meningkat. Itu turut berpengaruh pada permintaan kebutuhan gas LPG. Khususnya untuk ukuran 3 kilogram yang disubsidi pemerintah.
Sebagai langkah antisipasi, pasokan LPG melon untuk Kabupaten Malang ditambah sebanyak 87,9 ribu tabung. Pertamina Patra Niaga menyebut penambahan stok itu dilakukan untuk mencegah lonjakan harga yang dipicu kelangkaan stok di pasaran. Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menuturkan, seluruh infrastruktur sudah disiagakan pihaknya.
Seperti mobil distributor LPG. ”Kami juga tetap berjaga di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar,” ujar dia. Ahad menambahkan, LPG selalu menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat.
Untuk menghadapi lonjakan permintaan itu, pihaknya telah melakukan mitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar stok reguler. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama pada saat libur panjang atau Bulan Suci Ramadan tahun ini.
”Kami juga tetap rutin menyalurkan stok harian dengan rata-rata 119,8 ribu tabung per hari,” jelas Ahad. Sebagai informasi, persentase penyaluran fakultatif untuk long weekend kali ini lebih dari 73 persen. Jumlah itu diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang, termasuk permintaan stok yang melonjak. Harapannya, masyarakat dapat menikmati long weekend tanpa khawatir harga LPG melon melambung naik.
Ahad juga mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Sebab saat ini stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi. ”Jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menggoreng harga,” lanjut Ahad.
Pertamina juga mengajak masyarakat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. Yaitu LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Sementara untuk masyarakat mampu diarahkan memakai LPG Non0-Subsidi (Bright Gas).
Di pihak lain, Arif Santoso, pedagang warung Madura di Kecamatan Singosari menuturkan pencarian stok tabung cukup mudah. Dibanding saat hari besar lainnya, pengiriman tabung gas melon dari pangkalan termasuk lancar. ”Kalau saya jual ini Rp 23 ribu, sudah sama ongkos pengiriman,” ujar Arif. (aff/by)
Editor : A. Nugroho