NGAJUM-Sebanyak 250 bibit pohon ditanam di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ngajum di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum. Kegiatan yang digelar pada Kamis (26/3) melibatkan prajurit TNI-AD dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang (Lowokwaru).
Kalapas Lowokwaru Teguh Pamuji mengatakan, kegiatan tanam pohon tersebut merupakan program sinergi antara Lapas dengan Kodam V Brawijaya. Dengan dihadiri ratusan personel dari Kodim 0833/ Kota Malang, Kodim 0818/ Kabupaten Malang dan Batu, serta Kodim Probolinggo yang ada di bawah jajaran Korem 083/Baladhika Jaya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang berupa diseminasi, rencana aksi, dan praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan terhadap penataan lingkungan hidup dalam rangka mitigasi bencana.
Baca Juga: Lapas Lowokwaru Tanam 250 Pohon di SAE Ngajum dengan Libatkan TNI dan Warga Binaan
"Inti acaranya, penanaman 250 bibit pohon keras di kawasan SAE Ngajum," terang dia.
Selain prajurit TNI, penanaman juga melibatkan 22 warga binaan. Teguh menyebut, diseminasi merupakan langkah integrasi antara pembinaan warga binaan dengan program lingkungan dan ketahanan pangan.
“Jadi, tidak hanya berhenti pada penanaman pohon, tetapi juga menunjukkan bagaimana lahan SAE dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan," imbuh dia.
Menurut Teguh, program semacam ini juga memberikan nilai edukatif bagi warga binaan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
"Dengan kolaborasi lintas instansi, SAE Ngajum diharapkan terus berkembang sebagai pusat pembinaan yang produktif dan berdampak luas bagi masyarakat," kata dia.
Setelah penanaman pohon rampung, acara dilanjutkan prosesi panen simbolis kacang tanah (biy/dan)
Editor : A. Nugroho