PONCOKUSUMO, RADAR MALANG – Rest area di jalur Malang-Bromo bertambah. Keduanya berada di Kecamatan Poncokusumo. Selain rest area di Desa Gubugklakah, kini bakal beroperasi rest area di Desa Wringinanom.
Seperti diberitakan, Rest Area Wringinanom yang dibangun sejak awal 2024 lalu itu rampung awal September 2025. Pembangunannya menghabiskan dana Rp 83,36 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU).
Baca Juga: Menanti Restu BKN, Pelantikan Pejabat Kabupaten Malang Masih Terganjal
Maret 2025 lalu, Kemen-PU menyerahkan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) ke Pemkab Malang. Penyerahan tersebut menandai bahwa rest area sudah bisa dikelola oleh Pemkab.
Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono memaparkan alasan pembangunan Rest Area Wringinanom, meski sudah ada rest area di Gubugklakah. Salah satunya, masih banyak wisatawan yang tidak tertampung di gubugklakah, sehingga diperlukan lokasi baru. “Karena keduanya tidak bisa menampung 4 ribu kendaraan wisatawan, jadi dengan adanya rest area baru itu diharapkan tempat ganti modanya tersebar,” terang dia.
Selama ini, dia melanjutkan, pergantian moda dari bus dan kendaraan pribadi selalu menimbulkan masalah. Yaitu peralihan kendaraan di sembarang tempat. “Ada yang di halaman rumah dan ada yang di pinggir jalan. Ini berpotensi menimbulkan kemacetan,” imbuh Didik.
Baca Juga: Akibat Tak Aktivasi Rekening, Jatah PIP untuk 667 Siswa di Kabupaten Malang Hangus
Oleh karena itu, dia mengatakan, pemerintah kecamatan dan desa mengupayakan agar semua kendaraan wisatawan yang parkir liar dapat masuk ke rest area baru tersebut. “Kami dorong agar semuanya parkir di sana (Rest Area Wringinanom),” ucap dia.
Selain itu, direncanakan bahwa rest area baru akan menjadi tempat perhentian terakhir bus Trans Jatim. Sebelumnya, Pemprov Jatim berencana membuka trayek baru untuk operasionalisasi Bus Trans Jatim jurusan Hamid Rusdi-Tumpang-Wringinanom.(biy/dan)
Disunting kembali oleh Intan Nurlita Dewi
Editor : Mahmudan