Nasional Internasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Peristiwa Olahraga Wisata-Kuliner Ekonomi-Bisnis Opini Pendidikan Politik Sosok

Jumlah Pengunjung Hotel Menurun saat Libur Lebaran

Nahdiatul Affandiah • 2026-03-29 15:50:34
SEPENUH HATI: Resepsionis Grand Miami Hotel selalu siap menyambut tamu yang datang. FOTO DARMONO/RADAR KANJURUHAN
SEPENUH HATI: Resepsionis Grand Miami Hotel selalu siap menyambut tamu yang datang. FOTO DARMONO/RADAR KANJURUHAN

KEPANJEN - Bisnis perhotelan mengalami penurunan okupansi di momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Mereka menargetkan angka 100 persen untuk okupansi seperti tahun sebelumnya, namun hanya tercapai 75 persen.

Biasanya okupansi penuh pada pekan terakhir sebelum Lebaran. Tahun ini, rata-rata keterisian kamar tak maksimal hingga H+2 Lebaran. Target sudah diturunkan menjadi 80 persen pun masih lesu.

“Forecastnya h-2 Lebaran masih belum kelihatan, ternyata sampai hari kedua dan ketiga juga belum bisa maksimal,” ujar Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Malang Teguh Hadi Saputro kemarin.

Padahal, dia melanjutkan, momentum Lebaran menjadi kesempatan emas bagi pelaku usaha perhotelan untuk menaikkan okupansi. Apalagi setelah bisnis perhotelan mulai menyusut sejak awal 2025 karena efisiensi.

Teguh mengatakan, pihaknya tak bisa berharap banyak karena libur Lebaran tahun ini berdekatan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ditambah isu perang di Timur Tengah diyakini mempengaruhi pola belanja masyarakat. ”Kami sudah menawarkan banyak diskon, tapi demand atau permintaan menginap hotel yang berkurang,” katanya.

Baca Juga: 20 SPPG Belum Kantongi SLHS

Dia mengatakan, penurunan okupansi hotel terpantau sudah sejak awal 2025 lalu. Saat itu efisiensi dari kalangan pemerintahan mengurangi hampir 40 persen tamu hotel. Kini kabarnya efisiensi sudah mulai pulih, namun bisnis perhotelan tetap mengalami dampak kekurangan tamu yang menginap.

Biasanya pemesanan kamar paling ramai saat hari raya kedua, ketiga, dan keempat. Hotel-hotel juga memberi penawaran khusus diskon menginap di hari itu. “Okupansi bakal kami genjot lagi menyambut libur sekolah mendatang,” lanjut Teguh.

Okupansi yang rendah selama libur Lebaran juga dikeluhkan Miami Hotel. Manajemen Grand Miami Hotel Karsima Samosir mengatakan, okupansi pada hari kedua, ketiga, hingga kelima Lebaran hanya mencapai 75 persen. Meski jauh meningkat dibanding hari biasa, namun untuk ukuran okupansi saat Lebaran itu tergolong rendah. “Biasanya memang last minute kalau di Malang Selatan, tapi ternyata juga masih kurang maksimal,” kata dia.(aff/dan)

Baca Juga: Pembangunan Rampung, Jalur Malang-Bromo Kini Miliki 2 Titik Rest Area

Disunting ulang oleh Marsha Nathaniela

Editor : Mahmudan
#lebaran #hotel