Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Museum Tragedi Kanjuruhan Belum Punya Konsep sebagai Destinasi Wisata, Dispora Masih Godok Skema Digital

Biyan Mudzaky Hanindito • Rabu, 22 April 2026 | 15:05 WIB

 

KORBAN TRAGEDI: Tiga bocah memperhatikan deretan nama yang menempel di monumen Tragedi Kanjuruhan, Kepanjen kemarin (21/4). (BIYAN MUDZAKI HANINDITO)
KORBAN TRAGEDI: Tiga bocah memperhatikan deretan nama yang menempel di monumen Tragedi Kanjuruhan, Kepanjen kemarin (21/4). (BIYAN MUDZAKI HANINDITO)

KEPANJEN – Pembangunan museum dan monumen Tragedi Kanjuruhan rampung sejak 2024, namun konsep wisatanya belum jelas. Namun hingga kini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang masih mematangkan konsep wisata monumen di kompleks Stadion Kanjuruhan, Kepanjen itu.

Untuk diketahui, pembangunan monumen dan museum menghabiskan Rp 357,8 miliar. Anggarannya bersumber dari APBN.

Mulanya, museum dan monumen tersebut akan dikelola oleh keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Meskipun begitu, tetap melibatkan dispora karena aset pemerintah.

“Rencananya, pengelolaan tetap bersama keluarga korban. Tapi jika menjadi museum atau tempat wisata, harus memunculkan daya tariknya,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang kemarin.

Baca Juga: Aremania Jadikan Museum Gate 13 Stadion Kanjuruhan untuk Merawat Ingatan

Pihaknya masih menggodok konsep wisata di museum tersebut. Terlebih, sekarang masih sangat minim anggaran dari APBD. Firmando menyebut, dahulu sempat muncul ide bahwa museum tersebut akan dijadikan museum digital.

Dalam hal ini, perpaduan antara eksebisi secara audio visual sekaligus menampilkan sisa-sisa tragedi 4 tahun lalu beserta paparan kronologi.

“Menampilkan video dan foto zaman dulu bagaimana Aremania mendukung di tribun, berikut lagu-lagunya. Setelah itu bisa melihat peninggalan korban tragedi di tribun 13 itu,” papar Firmando.

Baca Juga: Alasan Keluarga Korban Batal Kelola Monumen dan Museum Kanjuruhan Malang

Setelah selesai di museum, pengunjung bisa melihat daftar lengkap 135 korban Tragedi Kanjuruhan di monumen. Konsep museum digital sempat diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) bersamaan renovasi stadion tapi ditolak.

Kini dengan menyesuaikan keuangan yang ada, lanjutnya, konsep tersebut masih perlu dimatangkan lagi. Selain itu, perlu didiskusikan lagi dengan keluarga korban, Bupati Malang H M. Sanusi, dan jajaran DPRD Kabupaten Malang.

“Bisa jadi disetujui, bisa jadi tidak. Tergantung nanti,” tandas pria yang memiliki jabatan asli Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang itu.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
#tragedi Kanjuruan #malang hari ini #stadion kanjuruhan