KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG – BMKG Stasiun Meteorologi Juanda telah merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Malang pada Rabu (6/5). Cuaca di wilayah tersebut diprediksi bervariasi, mulai dari kondisi cerah berawan hingga udara kabur.
Mengawali hari, sebagian besar wilayah Kabupaten Malang diprediksi cerah berawan. Sementara itu, beberapa titik lainnya seperti, Bululawang, Kalipare, Kromengan, Ngajum, Pagak, Sumberpucung, dan Turen diprakirakan cerah dan berawan secara bergantian.
Baca Juga: Anomali Cuaca Awal Mei 2026: Mengapa Hujan Masih Guyur Indonesia di Awal Kemarau?
Memasuki siang hari, perubahan cuaca mulai terjadi ditandai dengan kondisi berawan yang diprediksi merata di hampir seluruh wilayah.
Pada sore hari, cuaca kembali didominasi oleh kondisi cerah. Berlanjut pada malam hari, langit kembali tertutup awan, dengan potensi udara kabur di Jabung, Karangploso, Pujon, dan Turen pada pukul 22.00 WIB.
Suhu udara berkisar antara 15–30 derajat Celsius. Suhu udara terendah tercatat di Kecamatan Poncokusumo, yaitu 15–24 derajat Celsius. Sementara itu, suhu tertinggi mencapai 20–30 derajat Celsius tercatat di Bululawang, Gondanglegi, Kalipare hingga Tajinan.
Baca Juga: Kemarau Panjang Intai 8 Kecamatan di Malang
Tingkat kelembapan di Kabupaten Malang tergolong tinggi, berkisar 54–99 persen. Tingkat kelembapan tertinggi berada di Kecamatan Dampit dengan angka 64–99 persen.
Selain itu, BMKG juga telah mengeluarkan perkiraan cuaca di perairan Kabupaten Malang. Wilayah tersebut diprediksi cerah berawan pada pagi hari. Namun, akan tertutup awan tebal mulai siang hingga malam hari.
Adapun tinggi gelombang diprediksi mencapai 1,6–2,1 meter yang tergolong kategori sedang, dengan kecepatan angin berkisar antara 11–13 knot.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Diperkirakan Berakhir, Malang Raya Masuki Musim Kemarau Bulan Depan
BMKG juga memprediksi pasang surut air laut di perairan Malang. Surut pertama diperkirakan terjadi pukul 04.40 WIB dengan ketinggian 0,54 meter di bawah permukaan laut rata-rata, disusul dengan surut kedua pada 17.30 WIB dengan ketinggian 0,95 meter.
Sementara itu, pasang pertama diprediksi terjadi pukul 10.50 WIB dengan ketinggian 1,00 meter di atas permukaan laut rata-rata. Kondisi pasang berikutnya terjadi pukul 23.40 WIB dengan ketinggian 0,45 meter.
Berdasarkan kondisi cuaca di atas, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi teriknya matahari sepanjang hari. Disarankan untuk rutin mengonsumsi air putih agar tetap terhidrasi, menggunakan tabir surya, dan membatasi aktivitas berat di luar ruangan.
Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap potensi udara kabur pada malam hari yang dapat mengganggu jarak pandang.
Editor : Aditya Novrian