Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alun-Alun Kepanjen Geser ke Stadion Kanjuruhan

Mahmudan • Jumat, 8 Mei 2026 | 11:34 WIB
Bupati Malang H M. Sanusi meninjau lahan untuk proyek Alun-Alun Kepanjen.
Bupati Malang H M. Sanusi meninjau lahan untuk proyek Alun-Alun Kepanjen.

 

KEPANJEN - Rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen kembali diubah. Utamanya lokasi untuk ruang terbuka hijau (RTH). Sebelumnya, alun-alun akan dibangun di bagian belakang Kantor Bupati Malang, Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen. Namun kali ini diganti di lingkungan Stadion Kanjuruhan. Tepatnya di bagian selatan.

Kemarin (7/5), Bupati Malang H M. Sanusi bersama jajaran perangkat daerah (PD) dan DPRD Kabupaten Malang meninjau lahan tersebut. Lahan itu masih berupa area persawahan yang dikelola masyarakat.

Menurutnya, pemindahan lokasi tersebut untuk mempercepat proses pembangunan dan memangkas biaya.

“Lokasi lama terlalu banyak biayanya. Sehingga dalam situasi efisiensi, APBD tidak akan mampu digunakan untuk membangun (alun-alun),” ujar Sanusi di sela meninjau lahan kemarin.

Padahal, dia melanjutkan, masyarakat menuntut alun-alun tersebut harus segera direalisasikan. Mengingat masa kepemimpinannya yang sudah semakin mendekati akhir periode kedua.

“Maka atas persetujuan dewan, lokasi pembangunan alun-alun dipindah ke sini (sekitar Stadion Kanjuruhan),” kata mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Malang itu.

Dengan adanya pemindahan lokasi, dia melanjutkan, beberapa fasilitas di area gelanggang olahraga itu juga akan disesuaikan. Di antaranya taman lalu-lintas, tempat parkir, hingga lapangan sepak bola outdoor. Namun, pihaknya masih akan menyusun desain terlebih dahulu. Selain itu, di area tersebut juga ada pemakaman, tetapi pihaknya berkomitmen tidak merusak area tersebut. Pagar akan dipasang sebagai pembatas.

Jika ditotal, lahan yang dibutuhkan sekitar 3 hektare. Biaya pembangunan diperkirakan akan mencapai Rp 150 miliar. Berbeda dengan jika diletakkan di lokasi lama yang membutuhkan perkiraan biaya sekitar Rp 300 miliar.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Abdul Qadir menyampaikan, pihaknya mendukung pemindahan lokasi proyek alun-alun tersebut sebagai ikon ibu kota kabupaten. Lokasi di lingkungan stadion tersebut juga sudah ditetapkan.

Ke depan, pihaknya bersama pemkab akan melakukan kajian untuk alih fungsi lahannya.

“Fokus utama kali ini, kami mendorong, pembangunan alun-alun ini menjadi skala prioritas pembangunan daerah tahun depan,” ucap Ketua Fraksi PDIP itu.

Pihaknya juga meminta Pemkab Malang menetapkan proyek tersebut sebagai proyek strategis daerah. Terlebih, rencana tersebut juga sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPDJM) Kabupaten Malang 2025-2029. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#alun-alun kepanjen #malang hari ini #stadion kanjuruhan