Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bupati Malang Sanusi Apresiasi ASN Peraih Prestasi MTQ Korpri di Ampelgading dalam Acara Suling

Indah Mei Yunita • Senin, 11 Mei 2026 | 07:27 WIB
Bupati Malang H M. Sanusi (kanan) memberikan apresiasi kepada ASN yang meraih prestasi di ajang MTQ Korpri Jatim, Minggu (10/5). (Prokopim Kabupaten Malang)
Bupati Malang H M. Sanusi (kanan) memberikan apresiasi kepada ASN yang meraih prestasi di ajang MTQ Korpri Jatim, Minggu (10/5). (Prokopim Kabupaten Malang)

AMPELGADING, RADAR MALANG – Pemkab Malang kembali menggelar kegiatan subuh keliling (suling), Minggu (10/5), di Masjid Baitut Taqwa, Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading. Dalam agenda rutin tersebut, Bupati Malang H M. Sanusi memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri tingkat Jawa Timur.

Dalam momentum tersebut, Sanusi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar Anwar yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Malang memberi apresiasi kepada ASN berprestasi.

Penghargaan diberikan kepada Firdausi Nuzula yang meraih terbaik I cabang tilawah Alquran dan Andika Bramantara sebagai terbaik II cabang khutbah Jumat. Selain itu, Aini Rizqo memperoleh terbaik II cabang cipta dan baca puisi Islami, sedangkan Syahidah meraih terbaik III cabang khath Alquran.

Baca Juga: Disiplin dalam Laporan Administrasi, Pemkab Malang Raih Penghargaan Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Sanusi mengatakan, kegiatan suling menjadi bagian dari penguatan program Malang MAKMUR, khususnya pada sektor agamis. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga upaya memperkuat nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.

”Suling ini memang bagian dari program Pemkab Malang Malang MAKMUR yakni agamis dengan terus berupaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Tentunya untuk memakmurkan wilayah dan lingkungannya masing-masing,” kata Sanusi.

Dia menyebut, program suling kini telah berjalan selama lima tahun. Kegiatan tersebut rutin digelar berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain di Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan itu, Sanusi juga mendorong sekolah-sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP, untuk membiasakan salat berjamaah di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui pelaksanaan salat zuhur berjamaah bersama siswa dan tenaga pendidik.

Tak hanya itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang tersebut turut mengapresiasi kehidupan masyarakat Desa Wirotaman yang dinilai mampu menjaga toleransi antarumat beragama. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga: Infrastruktur Ramah Disabilitas Antarkan Pemkab Malang Raih Penghargaan

”Masyarakat Kecamatan Ampelgading, khususnya Desa Wirotaman sebagai simbol kerukunan beragama yang kokoh di Jatim. Mereka dikenal dengan toleransi yang tinggi, guyub dan kompak menciptakan kerukunan beragama,” imbuhnya.

Pada agenda tersebut, Pemkab Malang juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial. Bantuan terdiri atas 25 paket dari Baznas Kabupaten Malang, 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen, 15 paket dari Perumda Tirta Kanjuruhan, serta 50 paket dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Selain paket bantuan, Sanusi turut menyerahkan hibah untuk Masjid Baitut Taqwa sebagai lokasi pelaksanaan suling. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada takmir masjid setempat. (yun/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Suling #ASN #MTQ #Pemkab Malang #bupati sanusi