TIRTOYUDO - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo sudah selesai dibangun. Jika tidak ada aral, koperasi tersebut diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto. Meski masih menunggu kepastian, pemkab sudah menyiapkan empat unit usaha KNMP yang sudah beroperasi.
“Sekarang ini, unit usaha yang sudah operasional adalah pabrik es, cold storage, kios perbekalan nelayan, dan transportasi l (truk berpendingin/ thermo king),” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.
Sedangkan satu unit usaha yang akan beroperasi adalah unit pelelangan ikan. Unit tersebut akan memiliki fungsi yang sama dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pantai Sendangbiru, Sumbermanjing Wetan.
Pengelolaan KNMP dijalankan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pujiharjo secara profesional dengan pendampingan dan koordinasi bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI. Namun, masih ada sarana dan prasarana yang belum dibangun. “Seperti SPBU nelayan, pengerukan sedimentasi di muara sungai untuk jalur keluar masuk kapal, pembangunan SPAM (sistem penyediaan air minum) untuk kebutuhan nelayan dan masyarakat,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Sebab, dia melanjutkan, nelayan maupun masyarakat setempat masih memanfaatkan air payau. Namun seluruh pembangunan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. Saat ini, kelanjutan pembangunannya masih berproses di masing-masing kementerian.
Sementara itu, perbaikan jalan poros di Desa Pujiharjo menuju KNMP sedang dalam perbaikan demi mendukung aksesibilitas masyarakat. Sebagai informasi, untuk pembangunan KNMP, telah disiapkan lahan sekitar 1 hektare.
“Namun yang dibangun sementara ini sekitar 5.000 meter persegi. Anggaran pembangunannya Rp 23 miliar,” ucapnya.
Dengan adanya KNMP, dia melanjutkan, produksi ikan yang berpengaruh terhadap pendapatan dan kesejahteraan nelayan berpotensi semakin meningkat. Saat ini, produksi perikanan tangkap di desa tersebut cukup besar. Yakni mencapai 1.500 ton per bulan.
Selain sarana produksi, dia menambahkan, juga ada sarana permodalan bagi nelayan melalui kopdes merah putih. Juga terdapat off taker hasil tangkapan nelayan, baik dari kopdes merah putih maupun swasta. Dengan demikian, nelayan lebih mudah memasarkan hasil tangkapannya.(yun/dan)
Editor : Mahmudan