Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Demi Maksimalkan Fungsi Islamic Center Kepanjen, Pejabat Pemkab Malang sampai Studi Banding ke Masjid Lampung

Indah Mei Yunita • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:33 WIB

 

Miniatur Kakbah di Islamic Center (Darmono/Radar Malang)
Miniatur Kakbah di Islamic Center (Darmono/Radar Malang)

 

KEPANJEN – Tak maksimalnya fungsi Islamic Center menjadi perhatian Pemkab Malang. Untuk memaksimalkan, Selasa lalu (7/7) pemkab studi banding ke Bandar Lampung. Sasarannya adalah Masjid Raya Al-Bakrie.

Rumah ibadah di Bandar Lampung tersebut dibidik menjadi role model karena dinilai berhasil mengintegrasikan fungsi religius dengan pusat peradaban modern dalam satu kawasan.

”Kami berkomitmen meningkatkan Islamic Center agar bertransformasi menjadi pusat peradaban Islam terpadu, yang menyatukan pelayanan keagamaan dengan penguatan ekonomi masyarakat," ujar Sanusi kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, dia menyebut, ada tiga aspek krusial yang dibedah. Mulai dari tata kelola arsitektur bangunan, konsep integrasi fasilitas sosial-pendidikan, hingga skema pembiayaan kawasan berbasis ekonomi syariah.

Seperti diberitakan, gedung Islamic Center di Kabupaten Malang belum dimanfaatkan secara optimal. Mulanya, gedung yang diresmikan sejak 2013 itu akan dijadikan pusat kegiatan keagamaan. Namun belum rutin terlaksana. Setiap hari, tidak banyak aktivitas di sana.

Biasanya Islamic Center digunakan anak-anak TK untuk manasik haji. Pada hari biasa, masjid di area tersebut juga sering digunakan orang untuk beribadah.

Selain itu, kompleks tersebut juga sering dipinjam oleh lembaga-lembaga keagamaan, pendidikan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), dan biro perjalanan. Umumnya mereka meminjam untuk kegiatan edukasi, simulasi, dan pemberdayaan Agama Islam.

Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan memaparkan, kunci sukses operasional Masjid Raya Al-Bakrie bertumpu pada sinergi yang kuat antara pemda dengan pihak swasta. Yakni Yayasan Bakrie Amanah. Hubungan kemitraan legal tersebut memicu efektivitas pelayanan publik jangka panjang.

“Kolaborasi dituangkan melalui kesepakatan bersama serta perjanjian kerja sama sebagai dasar pelaksanaan pembangunan,” kata dia.

Mulyadi berharap, sinergi antar daerah dapat terus terbangun sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#islamic center malang #Islamic Center (IC) #malang hari ini