Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.293 Calon Maba Tertolak Beasiswa KIP-K

N
BANYAK PEMINAT: Gedung Rektorat UM tampak sepi pada musim libur mahasiswa.
BANYAK PEMINAT: Gedung Rektorat UM tampak sepi pada musim libur mahasiswa.

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Cukup banyak calon mahasiswa baru (maba) yang mengajukan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) yang tertolak tahun ini. Total ada 1.293 pelajar. Rinciannya, 1.286 pelajar mendaftar di Universitas Negeri Malang (UM) dan 7 mahasiswa mendaftar di Universitas Brawijaya (UB).

Subur Hariono, Kepala Subdirektorat Kesejahteraan, Kewirausahaan, Karier, dan Alumni Universitas Negeri Malang (UM) merinci, paling banyak pendaftar KIPK yang tertolak dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dari 1.902 pendaftar, hanya 652 yang diterima

Advertisement

Sementara dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dari 403 pen daftar, ada 367 pelajar yang di terima. Berdasar data tahun lalu, jumlah mahasiswa KIPK yang di terima juga menurun untuk jalur SNBT. Tahun lalu, UM menerima 975 mahasiswa KIPK dari jalur itu. ”Untuk jalur SNBP kami mengalami peningkatan dari tahun lalu menerima 297 mahasiswa, tahun ini 367 mahasiswa,” ujar Subur.

Kendati tidak gagal menerima KIPK, sekitar 80 persen calon mahasiswa memilih tetap lanjut daftar ulang. Sebab tahun ini pendaftar KIPK dikhususkan untuk warga yang masuk kategori desil 1 sampai 4 saja.

Beberapa mahasiswa baru juga berhasil mendapat Uang Kuliah Tunggal (UKT) rendah meski sebagian lainnya harus melepas kesempatan kuliah karena gagal mendapat beasiswa.

Berbeda dengan UM, tahun ini pendaftar KIPK di UB menurun drastis. Dari jalur SNBP hanya 163 yang mengajukan beasiswa itu. Sementara yang di terima 156 calon mahasiswa.

Untuk jalur SNBT, tahun ini hanya 441 pelajar yang mendaftar KIPK. Semuanya di nyatakan lolos beasiswa dari pemerintah itu. ”Kalau di banding tahun lalu penurunannya sangat drastis, sebab kami menerima 1.358 mahasiswa KIPK saat itu,” ujar Kepala Subdirektorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB Ilhamuddin.

Ilham memperkirakan penurunan pendaftar KIPK di sebabkan persyaratan yang makin ketat. Yaitu harus tergolong keluarga desil 1 sampai 4. Namun tujuh mahasiswa yang tertolak di kampusnya tetap memilih daftar ulang.

Sebab meski tak menerima beasiswa KIPK, mereka mendapat UKT yang tergolong rendah. Yaitu di golongan 2 atau 3 dengan besarannya mulai Rp 1 juta hingga Rp 2,8 juta per semester. Untuk itu, sebanyak tujuh mahasiswa yang tertolak masih merasa bisa membayar dana tersebut dalam jangka waktu enam bulan sekali. (aff/by)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Banyak Maba SNBT Tak Daftar Ulang, UM Tambah Kuota Jalur Mandiri hingga 500 Kursi

Banyak Maba SNBT Tak Daftar Ulang, UM Tambah Kuota Jalur Mandiri hingga 500 Kursi

Tahun ini Universitas Negeri Malang (UM) membuka 4.545 kuota mahasiswa baru (maba) jalur mandiri. Namun karena pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) banyak yang tak registrasi ulang, kuota jalur mandiri bakal

1.023 Maba SNBT di Dua Kampus Tak Daftar Ulang, Mayoritas karena Alasan Ekonomi

1.023 Maba SNBT di Dua Kampus Tak Daftar Ulang, Mayoritas karena Alasan Ekonomi

Sudah ada 1.023 calon maba jalur SNBT yang tidak daftar ulang di Universitas Negeri Malang (UM) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Jalur Mandiri Bisa Bikin Kaget, Ini Rincian Biaya Kuliah yang Harus Dicek Maba

Jalur Mandiri Bisa Bikin Kaget, Ini Rincian Biaya Kuliah yang Harus Dicek Maba

Jalur mandiri kerap menjadi kesempatan terakhir bagi siswa yang belum lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri. Namun, di balik peluang tersebut, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan: struktur biaya kuliah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer