Kota Malang - Melihat komputer atau layar digital seringkali membuat mata bekerja lebih keras. Sehingga, karakteristik unik dan tuntutan visual yang tinggi dari tampilan layar komputer dan digital membuat banyak individu rentan terhadap perkembangan gejala terkait penglihatan.
Melihat komputer atau layar digital berbeda dengan membaca halaman cetak. Seringkali huruf-huruf pada komputer atau perangkat genggam tidak begitu tepat atau tajam, tingkat kontras huruf-huruf dengan latar belakang berkurang, dan adanya silau dan pantulan pada layar dapat menyulitkan penglihatan
Masalah penglihatan yang tidak diperbaiki dapat meningkatkan keparahan sindrom penglihatan komputer (CVS) atau gejala kelelahan mata digital.
Computer Vision Syndrome (CVS) adalah sekumpulan gejala pada mata dan leher yang disebabkan oleh penggunaan komputer/layar monitor yang berlebihan.
Mengalami Computer Vison Syndrome (CVS) bukan berarti Anda harus benar-benar menghentikan penggunaan komputer. Sebagai pencegahan, ketahui apa saja penyebab dan perubahan yang dapat membantu mencegah terjadinya CVS. Gejala yang seringkali dialami diantaranya seperti nyeri kepala, mata menjadi buram, penglihatan ganda, iritasi mata, serta juga mata merah dan kering.
4 penyebab terjadinya gejala seperti ini adalah, huruf di layar komputer yang tidak setajam media cetak membuat mata bvekerja ekstra, cahaya dari layar komputer menambah beban kerja mata, frekuensi mata berkedip cenderung berkurang saat menatap layer, serta peralihan fokus dari layar komputer ke titik lain secara berulang dalam waktu lama.
Rumah Sakit Panti Waluya Malang (RKZ) telah merangkum 5 hal yang bisa dilakukan dengan mudah dan dari mana saja, yaitu menyesuaikan cahaya lingkungan sekitar agar tidak terlalu gelap/terang, menjaga jarak pandang sekitar 50-70 cm dari wajah, mengatur tingkat pencahayaan, kontras & ukuran huruf sesuai kenyamanan mata, mengedipkan mata untuk melembabkan mata, dan mengkonsumsi vitamin dan lakukan relaksasi mata.(jprm2)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana