Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Angka Stunting Kota Malang Kian Menurun Drastis

Aditya Novrian • Rabu, 31 Juli 2024 | 20:30 WIB
PEDULI: Pemberian makanan tambahan jadi cara Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat untuk menekan angka stunting.
PEDULI: Pemberian makanan tambahan jadi cara Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat untuk menekan angka stunting.

ANGKA stunting di Kota Malang terus menunjukkan penurunan.

Terutama ketika Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjabat.

Berkat intervensi yang dilakukan, kasus bayi stunting sudah di bawah 20 persen tahun ini.

Program seperti pemberian makan tambahan kepada anak berisiko stunting jadi kuncinya.

Sejak November 2023 lalu, Wahyu meminta perangkat daerah (PD) seperti dinas sosial (dinsos) hingga dinas kesehatan (dinkes) saling koordinasi terkait hal itu.

”Kuncinya adalah semua pihak mau terlibat, bisa dilihat saat ini angka stunting terus mengalami penurunan,” ujar pria yang pernah mengenyam pendidikan di Rotterdam, Belanda itu.

Untuk mendorong semangat tersebut, Wahyu tak segan memberikan penghargaan pencegahan stunting terbaik Kota Malang pada 2023.

Penghargaan itu diberikan kepada kecamatan, kelurahan, maupun puskesmas yang berhasil menurunkan angka stunting di wilayahnya.

”Memang ini untuk memicu dan mendorong, tidak hanya dari PD, tapi ada beberapa tanggung jawab yang harus dilakukan oleh kecamatan dan kelurahan,” terang Wahyu saat ditemui.

Penghargaan itu, tambah Wahyu, diberikan atas inovasi dan keterlibatan aktif yang telah dilakukan dalam menurunkan angka stunting.

Mereka adalah ujung tombak yang selama ini sudah memberikan inovasi-inovasi yang beragam.

”Selain inovasi juga secara real data-data yang sudah dihasilkan oleh kecamatan dan kelurahan,” urai alumnus Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu.

Menurut Wahyu, upaya penurunan angka stunting di Kota Malang harus ditangani secara kolaboratif dan lintas sektoral.

Karenanya, ia juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang turut serta dalam upaya bersama ini.

”Saya juga apresiasi seluruh kelurahan, kecamatan, maupun puskesmas atas berbagai inovasi untuk menurunkan stunting yang telah dilakukan. Karena keberhasilan dalam menurunkan stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri, namun membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai perangkat daerah bahkan elemen masyarakat juga,” pungkas Wahyu. (mel/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Stunting #menurun drastis #Kota Malang