RADAR MALANG—Banyak orang mengira bahwa rasa pusing yang mereka alami hanyalah sakit kepala biasa.
Namun, jika sensasi pusing tersebut disertai dengan dunia seakan berputar, bisa jadi Anda sedang mengalami vertigo.
Vertigo merupakan kondisi medis yang membuat seseorang merasa lingkungan di sekitarnya berputar atau melayang, meskipun sebenarnya tidak ada gerakan sama sekali.
Gejala ini sering kali disalahartikan sebagai sakit kepala biasa, padahal vertigo memiliki tanda-tanda khusus yang perlu diwaspadai.
Vertigo biasanya ditandai dengan sensasi berputar hebat yang tiba-tiba, disertai mual, muntah, gangguan keseimbangan, dan sulit berdiri tegak.
Gejala vertigo juga bisa disertai telinga berdenging (tinnitus), keringat dingin, bahkan penglihatan kabur.
Berbeda dengan sakit kepala biasa yang biasanya terasa di satu sisi kepala atau menyeluruh tanpa disertai gangguan keseimbangan.
Penyebab vertigo sendiri cukup beragam, mulai dari gangguan telinga bagian dalam seperti Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), penyakit Ménière, hingga masalah pada otak seperti stroke ringan.
Saat gejala vertigo muncul secara tiba-tiba, hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan segera mencari posisi aman untuk duduk atau berbaring.
Berbaringlah dengan posisi kepala sedikit ditinggikan menggunakan bantal, dan hindari gerakan mendadak yang bisa memperparah sensasi berputar.
Jika memungkinkan, fokuskan pandangan pada satu titik atau benda diam untuk membantu otak menstabilkan persepsi ruang.
Tutup mata jika sensasi berputar sangat kuat, dan atur napas perlahan agar tubuh tetap rileks.
Hindari cahaya terang, suara bising, serta penggunaan ponsel atau menonton layar saat vertigo menyerang, karena dapat memperburuk kondisi.
Bila vertigo disertai mual, jangan memaksakan diri untuk makan atau minum dalam jumlah banyak. Minum air putih sedikit demi sedikit bisa membantu mengurangi dehidrasi.
Jika vertigo sering kambuh, penderita bisa mempelajari manuver Epley—gerakan terapi yang membantu memindahkan partikel kecil di telinga bagian dalam penyebab vertigo. Namun, manuver ini sebaiknya dilakukan atas panduan tenaga medis.
Segera hubungi tenaga kesehatan jika vertigo tidak kunjung reda, disertai muntah hebat, sulit bicara, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
Ini bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius dan membutuhkan penanganan medis segera.
Dengan memahami perbedaan antara sakit kepala biasa dan vertigo serta penanganan pertama saat mengalami gejala vertigo, masyarakat dapat lebih waspada dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. (Talita)
Editor : Aditya Novrian