Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bikin Haid Makin Nyeri? Ini 8 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi!

Aditya Novrian • Rabu, 21 Mei 2025 | 19:39 WIB

Ilustrasi (freepik.com).
Ilustrasi (freepik.com).

RADAR MALANG Menstruasi bagi sebagian besar perempuan bukan hanya soal siklus bulanan, tapi juga tentang menghadapi berbagai gejala tak nyaman seperti kram perut, kembung, perubahan suasana hati, hingga nyeri di payudara. Tak banyak yang sadar, gejala-gejala ini bisa diperparah oleh pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi selama masa haid.

Menurut pakar kesehatan, selama menstruasi tubuh mengalami fluktuasi hormon yang cukup signifikan. Inilah sebabnya, memilih asupan yang tepat menjadi kunci untuk membantu tubuh tetap stabil. Sebaliknya, konsumsi makanan yang salah bisa membuat kondisi fisik dan mood makin tak karuan.

Baca Juga: Kenapa Kita Gampang Sakit Saat Pancaroba? Ternyata Ini Penyebabnya!

Berikut ini adalah delapan jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat menstruasi, lengkap dengan alasan ilmiahnya:

Kafein dalam Kopi, Teh, dan Soda

Minuman berkafein seperti kopi, teh, cokelat, dan soda ternyata bisa memperburuk gejala haid. Kandungan kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi), yang pada akhirnya memperparah kram dan sakit kepala. Selain itu, kafein meningkatkan risiko dehidrasi ringan dan memperparah retensi cairan, membuat perut makin terasa kembung.

Lemak Jenuh pada Gorengan dan Fast Food

Daging merah berlemak, gorengan, dan makanan cepat saji tinggi lemak jenuh yang dapat memicu produksi hormon prostaglandin berlebih. Hormon ini merangsang kontraksi otot rahim yang intens, membuat nyeri haid terasa lebih menyiksa.

Baca Juga: Menu Sarapan Sehat Setelah Olahraga: Tips Menjaga Keseimbangan Nutrisi dan Energi

Gula Berlebihan dalam Permen dan Minuman Manis

Gula olahan menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, lalu turun secara drastis. Perubahan ini membuat suasana hati semakin tidak stabil, memperparah kelelahan, dan menambah rasa nyeri pada perut.

Makanan Asin dan Tinggi Garam

Makanan kaleng, keripik, atau camilan asin mengandung natrium tinggi yang memicu penahanan cairan. Akibatnya, tubuh terasa lebih berat, bengkak, dan perut terasa tidak nyaman.

Makanan Olahan dan Instan

Makanan seperti sosis, nugget, dan makanan kaleng mengandung banyak pengawet, garam, serta bahan kimia lain yang bisa mengganggu keseimbangan hormon. Konsumsi rutin selama haid justru menambah gejala PMS dan kembung.

Baca Juga: Dari Ruang Menyusui hingga Toilet Higienis: Malang Tawarkan Wisata Inklusif untuk Perempuan!

Susu dan Produk Olahannya

Bagi wanita yang sensitif terhadap laktosa, produk susu seperti yogurt, keju, dan es krim dapat menimbulkan kembung, gas, bahkan diare. Gejala ini tentunya memperparah rasa tidak nyaman selama menstruasi.

Makanan Pedas

Bagi pencinta cabai, sebaiknya tahan diri selama haid. Makanan pedas dapat mengiritasi saluran cerna dan memperparah mual serta kram perut.

Alkohol

Minuman beralkohol dapat memperparah gejala PMS, meningkatkan risiko dehidrasi, serta mengganggu kestabilan hormon tubuh. Mengonsumsinya saat haid justru membuat tubuh semakin lemas dan tak nyaman.

Tips Sehat Saat Haid

Meski setiap perempuan memiliki toleransi tubuh yang berbeda-beda, secara umum, menghindari delapan jenis makanan di atas bisa membantu mengurangi gejala menstruasi yang mengganggu. Sebagai gantinya, konsumsi makanan tinggi serat, buah segar, sayuran hijau, dan air putih yang cukup sangat dianjurkan.

Memahami tubuh dan bijak dalam memilih asupan bisa menjadi langkah sederhana namun signifikan untuk membuat masa menstruasi lebih nyaman. Jadi, siap ubah pola makanmu saat haid? (my)

Editor : Aditya Novrian
#Kesehatan #Menstruasi #pola makan sehat #gaya hidup #Nyeri haid