Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinkes Kabupaten Malang Catat 979 Orang Terkena DBD, Diimbau Pakai Lotion Antinyamuk saat Tidur

Mahmudan • Senin, 7 Juli 2025 | 16:24 WIB
Waspada Ancaman DBD.
Waspada Ancaman DBD.

KEPANJEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mencatat 979 orang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dalam lima bulan, yakni Januari-Mei lalu. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab orang terjangkit. Di antaranya faktor cuaca dan kelembapan udara, serta Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

 “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M plus,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinkes Kabupaten Malang Gunawan Djoko Untoro kemarin.

PSN 3M plus tersebut meliputi menguras dan menutup tempat penampungan air serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas minimal seminggu sekali di lingkungan tempat. Selain itu, dia melanjutkan, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi gigitan nyamuk. Di antaranya dengan memakai lotion antinyamuk, memakai kelambu saat tidur, memakai baju lengan panjang, memelihara ikan pemakan jentik, maupun memberikan larvasida di tempat penampungan air terbuka yang sudah dikuras.

“Setiap rumah juga wajib memiliki anggota keluarga yang memastikan tempat tinggalnya bersih dari jentik nyamuk,” kata dia.

Kesiapan salah satu anggota keluarga dalam mengantisipasi DBD itu disebut Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J). Selain itu, masyarakat juga harus menjaga kebersihan lingkungannya agar bebas dari jentik. ”Serta melakukan pemilahan sampah berdasar jenisnya yaitu organik dan anorganik. Kemudian menyimpannya di tempat yang tertutup rapat agar tidak terpapar air hujan,” tambahnya.

Seperti diberitakan, Plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg Ivan Drie menyebut, DBD cukup berbahaya. “Jika terkena DBD tidak boleh main-main, karena di situ pembuluh darahnya rentan pecah,” ucap Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Lawang itu.

Oleh karena itu, dia melanjutkan, pengobatan harus dilakukan secara intensif. Pasien juga jangan sampai kekurangan cairan dan perlu diberikan obat-obatan supaya pembuluh darahnya tidak mudah pecah. Sehingga jika ada tanda-tanda DBD, masyarakat diimbau untuk segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, seperti puskesmas maupun rumah sakit (RS). Gejala DBD tersebut seperti demam dengan bercak-bercak merah di tubuh atau bahkan sampai mimisan. (yun/dan).

Editor : A. Nugroho
#DBD #PHBS #dinkes kabupaten malang #PSN 3M Plus